Undo

“We’re grown-ups. We can’t run. We have to face up the stupid things we do. Supposedly, if you face up to them, something good comes out of it. I don’t know what.”

“Don’t you wish you could just take it back…that thing you said, that thing you did. There’s no “undo” button. There’s only hopping we can learn, we can change. Right? We can do better. We can’t take back what we’ve done. ‘Cause future keeps coming at us.”

“Best to keep the past in the past. Move on. Learn from it. If we don’t learn from our mistakes, we wind up locked into a future we’d never choose. The past is written. There’s no changing it. What’s done is done. But the future is ours to choose.”

All this quotes are from Meredith Grey at season premiere Grey’s Anatomy season 13.

Sarapan di Roti Selai

img_2268

Roti Selai adalah salah satu toko kecil yang terletak di daerah Dago Atas. Letaknya persis di sebelah Warung Laos. Tempatnya beneran nyempil, jadi setelah belokan mau ke Dago Raya Resort, pelanin kendaraan dan perhatikan sebelah kiri jalan.

Tempatnya beneran kecil. Di bagian dalam terdapat tiga tempat duduk yang berderet dan dua tempat duduk saling berhadapan. Sedangkan di bagian luar terdapat meja panjang yang dapat menampung enam orang. Jadi saran saya, datanglah pagi-pagi atau sebelum jam makan siang. Kalau telat sedikit, sudah keburu ramai. Walaupun begitu, saya suka tempatnya, hangat!! Mbak-mbak yang melayani pun ramah banget dan sabar nungguin saya milih menu dan roti-roti yang ada di sana.

img_2255

Roti

Untuk makanannya sendiri, mereka menggunakan bahan yang fresh dan sehat. Seperti nasi mereka menggunakan nasi cokelat, sedikit garem untuk makanannya, roti-rotinya dibuat sendiri, begitupun dengan selainya. Porsi makanannya pun cukup besar. Kalau saya pribadi sih, untuk sarapan ga akan sanggup ngabisin nasinya. Soal harga pun masih masuk akal. Bahkan roti kecilnya terbilang murah. Asyik bangetkan!!

img_2256

BEragam selai yang bisa dicoba dulu

img_4954

Roti yang saya pilih adalah roti isi keju dan cupcake cokelat. Rotinya empuk dan tidak terlalu lembut. Efek home made kali ya. Cupcake cokelatnya juga tidak terlalu manis. Pas dengan rasa manis yang saya suka.

img_2264

Roti selainya juga enak. Teman saya memilih menggunakan selai kaya. Walau terlihat sedikit, rotinya bikin kenyang loh.

img_2265

Omelette Sandwich 

Omelette sandiwchnya enak banget!! Telornya empuk dan tebal. Tomatnya seger banget dan terdapati irisan daging ayam. Rotinya memang hanya satu lembar, tapi udah bikin kenyang.

img_4955

omelette rice

Omelette ricenya enak banget!! Saya yang ga terlalu suka creamy souce aja bisa ngabisin nyari dua pertiganya loh.

Minumannya, terdapat kopi, teh, cokelat, kombucha, dan air kelapa. Saya sih seneng banget sama air kelapanya, seger!!

Roti Selai
Open: 07.30-17.00
Jl Raya Golf No.98 ,Dago-Bandung
Ig: @rotiselai

Berkontemplasi

img_6980

Kontemplasi….

Belakangan ini saya sering mendengar kata-kata ini. Dahulu saya mengenalnya sebagai evaluasi diri. Sekarang ada sebuah kata yang lebih sederhana, kontemplasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, kontemplasi adalah renungan dengan kebulatan pikiran atau perhatian penuh. Berkontemplasi berarti merenung dan berpikir dengan sepenuh perhatian.

Beberapa hari ini, saya sering berkontemplasi dengan hati dan pikiran saya. Mencoba berdamai dengan beberapa hal yang terjadi dalam hidup. Membebaskan diri dari hiruk pikuk sekeliling dan mencoba hening sejenak. Meresapi setiap stimulus yang dirasakan. Menajamkan setiap indra yang ada. Mengasah insting.

Sengaja bertemu dengan beberapa orang terdekat untuk sekedar berbagi rasa dan asa. Merekalah yang membantu saya untuk mempertanyakan kembali hal-hal yang sedang saya lakukan belakangan ini. Bukan untuk membuat ragu, tapi untuk memperhatikan detail yang luput. Melihat dari berbagai sudut. Memastikan bahwa apa yang saya lakukan bukan karena sesuatu yang diburu-buru.

Menyusun kembali setiap kepingan puzzle yang ada. Tidak terlena dengan hal-hal kecil, tetapi melihat besaran dari gambar puzzle yang ada.

Ya ampun, postingan kali ini sungguh kaya rasa dan bahasa ya!!! Anggap saja sedang terbawa suasana adem dan nyaman dari sebuah perpustakaan kecil.

Malaysia: Sehari di Penang

Setelah kehabisan ide bepergian di Kuala Lumpur, saya dan Dwi berpikir untuk ke Penang dan Malaka. Tujuannya tentu saja melihat daerah yang menjadi World Heritage Site dari UNESCO. Ada tiga cara untuk mencapai Penang dari Kuala Lumpur, yaitu menggunakan Bus dan Kereta dengan waktu tempuh 8 jam, atau menggunakan pesawat dengan waktu tempuh 45 menit. Untuk harga, perhatikan baik-baik dari setiap situs yang dikunjungi, karena bisa jadi harga tiket pesawat lebih murah daripada bus atau kereta. Hal inilah yang terjadi pada kami. Kami membeli pesawat pp Kuala Lumpur – Penang seharga 83 MYR per orang!!

img_5363

Saatnya terbang kembali

Jadilah ini kali pertama kami menggunakan pesawat untuk bepergian antar kota dengan hanya membawa tas selempang! Di Indonesia pun, tidak akan pernah terpikir untuk bepergian pp antar kota seperti ini😀 .

img_5406

siap untuk menjelajahi George Town

Kami sengaja mengambil pesawat pagi agar dapat puas berkeliling di George Town. Sayangnya kami sempat merasa salah waktu, karena sepanjang jalan menuju George Town banyak toko yang tutup. Begitupun dengan beberapa galeri serta museumnya. Saya benar-benar lupa kalau untuk orang Cina dan Peranakan, hari Minggu merupakan hari mereka menutup tokonya. Untuk toko yang buka dan cukup ramai ada di daerah Lebuh Cannon dan sekitarnya. Sisanya sepiii.

img_5409

George Town Information Center, sayangnya tutup😦

img_5410

Syed Alatas Mansion, sayang kurang terawat

Jadilah kami berdua berkeliling George Town dan berburu mural. Oia, George Town juga terkenal dengan street art-nya. Kita dapat mencari banyak street art di setiap jalan di daerah George Town. Street Art ini sangat menarik karena menggabungkan benda mati dengan mural, seperti sepeda dan gambar dua anak kecil yang sangat terkenal. Atau pun street art yang menggunakan rangka kawat.

img_5506

The Famous Street Art!! Sampai ngantri yang mau foto di sini

img_5417

img_5418

For all Pokemon Go Player

img_5419

Look at this cute little cat!!

img_5525

img_5531

img_5602

Ayunan ini juga merupakan Street Art yang paling dicari😀

img_5537

bagian batang rokok ini timbul loh

img_5495

A selfie not gonna hurt you

img_5570

Selain itu, saya sempat beberapa kali melewati berbagai kuil dan peranakan mansion. Rasanya ingin dimasukin satu-satu!! Tapi saya takut mengganggu yang beribadah di kuil, jadi hanya melihat dari kejauhan saja. Kalau peranakan mansion, saya hanya berhasil masuk ke salah satunya. Tadinya pengen masuk ke Peranakan Mansion yang terbesar, tapi keburu digeret untuk mencari street art yang lain. Padahal ingin membandingkan dengan Peranakan Mansionnya Chong A Fie yang sempat saya kunjungi ketika di Medan.

img_5430

img_5480

img_5592

I want to go to this Mansion!!

img_5581

Saya pun sempat untuk melihat rumah-rumah dari Klan Jetties. Tapi tidak sampai masuk ke dalam, karena bingung sendiri. Sepanjang yang saya lihat, ini merupakan daerah perumahan warga lokal dengan bahan dasar bangunan berupa kayu. Saat melewati beberapa rumah, banyaknya lebih ke jual souvenir, jadi saya memilih untuk keluar dan kembali berburu mural.

img_5530

Salah satu lorong di Chew Jetty

Tidak terasa, waktu sudah sore. Saatnya kami kembali ke bandara untuk menunggu pesawat pulang ke Kuala Lumpur. Ternyata, sehari tidak cukup untuk menjelajah seluruh Penang dan saya ingin kembali ketika weekday agar bisa melihat geliat masyarakat di sana. Semoga lain kali bisa terwujud, aamiin.

Kuala Lumpur: Batu Cave

img_5100

Batu Cave

Hari pertama di Kuala Lumpur, saya dan Dwi memilih untuk mengunjungi tempat paling mainstream di sana, Batu Cave. Sebelum ke sana, sempet baca dulu soal Batu Cave dari blog Mas Chocky dan Mas YayanMas Yayan. Kalau dari apartemen tempat menginap sih, kita tinggal jalan ke KL Sentral dan beli KTM Komuter jurusan Batu Cave seharga 2,5 MYR. Perjalanan dari KL Sentral ke Batu Cave lamanya 45 menit. Saya dan Dwi sih banyak ngobrol dan curhat colongan disertai dengan bercanda di setiap stasiun yang kami lewati.

Sampai di Batu Cave, saya segera melihat jadwal kereta selanjutnya menuju KL Sentral. Ternyata ada setiap jam. Semoga sempat mengejar kereta selanjutnya ya, karena kalau telat lumayan banget bengong nungguin keretanya.

img_5085

Patung Hanoman

Dari Stasiun Batu Cave, kita akan segera melihat pintu masuk dengan patung Hanoman yang menjulang di sebelahnya. Awalnya saya sempat bingung, di mana patung Dewa Muruga berada. Ternyata ketutupan pohon!😆 Saya sempat penasaran dengan bangunan di dekat pintu masuk. Iseng melihat ke atas, ternyata salah satu kuil dari banyak kuil lainnya di kawasan Batu Cave. Saya melihat banyak orang yang lagi sembahyang dan juga memfoto bangunan dari dekat. Saya sih memilih turun dan berjalan menuju patung dewa yang tinggi banget itu.

img_5086

Salah satu kuil di Batu Cave

Saat di sana, saya melihat banyak turis Cina, Korea Selatan, maupun Jepang. Mungkin lagi peak season liburan untuk turis dari tiga negara ini kali ya. Walaupun begitu, jauh-jauh ke Batu Cave, ketemunya kok ya sama rombongan dari Farmasi Kampus Gajah!!

-_____-“

Saya sampai diam dulu dan memilih bermain sama merpati daripada foto dengan latar belakang turis yang bawa-bawa spanduk dengan lambang institut tersebut. Setelah turis-turis dari Bandung beres foto-foto, gantian saya sama Dwi yang foto-foto di spot sejuta umat ini. Setelah itu, kami pun berpikir bakal naik ga ya? Kalau dilihat waktunya, hmm memungkinkan sih. Sekalian melihat hasil lari beberapa minggu inikan ya. Jadilah kami berdua mencoba naik ke atas. Saya merasa bersyukur hari ini ga jadi pakai dress kebangsaan. Maklum, tangganya terjal banget!! Jadi walaupun terlihat tinggi, ini lebih karena terjalnya tangga. Saat ditengah jalan, saya rada serem juga melihat ke bawah.

Sampai di atas kita akan melihat Goa dengan beberapa kuil dan patung di dalamnya. Saya melihat tidak ada pemandu atau orang yang bisa ditanya mengenai patung-patung yang dibuat di dalam sini. Akhirnya saya lebih tertarik melihat bagian atas gua. Kami pun melihat ada tangga lagi menuju ke atas. Sepertinya ada kuil lagi di atas sana, jadilah kami kembali menaiki anak tangga. Pemandangan di atas wouw banget!! Bisa melihat langit dari dalam gua itu selalu menarik!! Saya pun melihat banyak yang mengantri untuk bersembahyang di sini.

img_5134

img_5138

Suasana di dalam Gua

img_5136

Jalan menuju kuil paling atas

img_5154

Kuil yang berada paling atas

Asyik melihat bagian atas gua, saya penasaran melihat jam. Eh ternyata tidak selama yang saya bayangkan untuk naik ke atas dan kami masih punya sekitar 15 menit untuk mengejar kereta berikutnya. Saya segera memberi tahu Dwi yang juga setuju untuk mengejar kereta. Segeralah kami berfoto untuk terakhir kalinya sebelum turun dari gua. Perjalanan turunnya mendebarkan!! Efek bisa melihat terjalnya tangga kali ya. Kita berdua sampai ga ngobrol sepanjang jalan saking fokusnya menuruni tangga.

Sampai di bawah, waktu mulai mepet. Kita berjalan cepat menuju stasiun yang berjarak ga sampai lima menit. Begitu tiba di stasiun, kami segera beli tiket dan buru-buru turun tangga. Asemnya, begitu turun tangga pintu KTM Komuternya ketutup dong. Belum berangkat sih, baru ketutup banget. Iseng saya coba buka pintunya, ga berhasil. Duh males bangetkan kalau harus nunggu kereta berikutnya >< . Dwi pun mencoba kembali, sekarang sedikit lebih menekan pintunya. Berhasil!!! Yeay!! Segera kami masuk dan duduk. Alhamdulillah ya berhasil masuk kereta dengan selamat😀

Ngopi Santai di Two Cents

Satu lagi tempat ngopi yang sering saya datangi untuk ngobrol santai dengan kawan-kawan kesayangan, Two Cents. Saya lupa lagi tahu dari mana tempat ngopi ini, tapi yang pasti saya suka tempatnya!!

img_0666

Suasana di dalam Two Cents

Berada di tengah Bandung, tempat ini paling asyik karena deket dengan Jalan Riau yang banyak akses kendaraan umumnya. Jadi mau sampai malam di sini, pulangnya bakal dapet angkot😀 . Dari sisi interiornya yang dominan kayu, bikin saya betah di sini. Saya juga suka tulisan-tulisan dan quote yang ada di kaca maupun dipiguranya. Selain itu, walau parkirannya suka penuh, suasana di dalem Two Cents ga pernah sampai berisik banget. Jadi tetap tenang kalau mau ngerjain kerjaan atau thesis. Wifi-nya juga cepet dan cukup banyak colokan membuat saya semakin betah di sini.

img_0665

spot duduk favorit

Selain varian kopinya yang banyak dan bisa manual brew, di sini juga ada banyak varian teh serta jus. Jadi kalau bosen ngopi, bisa pesan yang lain. Ga cuma ngejual minuman dan cake, di sini juga ada berbagai menu makanan dengan porsi yang bikin susah beranjak, alias banyak!! Jadinya kalau mau seharian di sini pun ga akan takut kelaparan. Saya hanya menyayangkan kenapa kalau memilih minuman yang dingin, kita akan mendapatkan gelas plastik. Padahal kalau pakai gelas yang bisa dicucikan bakal lebih ramah lingkungan.

img_0667

Thai Tea

Rasa kopinya sendiri enaak!! Jangan tanya ya soal detailnya, karena bukan pemerhati kopi😀 . Saya juga suka sama jusnya, karena beneran dibuat fresh. Tehnya juga enak!! Apalagi teh di Two Cents pakai daun teh, jadi makin keluar aromanya. Untuk makanannya juga enak.

img_0672

Baked Rice

img_6979

breakfast? nope, it’s my late night snack!!

img_6610

Latte and Chocolate

Saya suka ngajakin orang-orang buat ke sini sekedar ngemil dan ngobrol ngnalor ngidul. Saya pernah ada di Two Cents dari jam 11 siang sampai jam 8 malam untuk ngobrol doang!! Hahaha!! Kalau lagi kumpul hore gini sih, semua juga diobrolin dan ga kerasa tahu-tahu udah malem aja.

Terakhir saya ke Two Cents, karena menantikan bukanya Kuma Ramen yang berada tidak jauh dari sini😀 . Daripada bingung mau nunggu di mana, jadilah kita ngobrol dulu di sini.

Two Cents Coffee
Jl. Cimanuk No.2
Bandung
Website: twocentscoffee.co

Locafore 2016

IMG_6519wajib banget foto di sini😀

Locafore adalah sebuah festival seni, desain, dan jazz tahunan yang diselenggarakan oleh Kota Baru Parahyangan yang terletak di Kabupaten Bandung Barat. Sejak pertama kali event ini diselenggarakan, saya suka ga jodoh buat nonton ke sana. Makanya tahun ini saya berniat banget nonton.

Acaranya diselenggarakan selama dua hari, yaitu tanggal 3 dan 4 September 2016 bertempat di Bale Pare Kota Baru Parahyangan. Saya sih mengincar Sri Hanuraga Trio feat Dira Sugandi dan 4peniti. Beneran kangen banget nonton pertunjukan 4peniti secara langsung!! Selain itu, saya mau melihat-lihat tenant desainer lokal. Kebetulan seorang teman membuka tenant natural toys yang bernama Tokecang di sana.

IMG_6546Tokecang

Saya sengaja datang menjelang siang agar tidak terjebak macet tiada berakhir di Pasteur Bandung. Sampai di sana, langsung menemui Teh Kenny dan Kang Iwan. Setelah ngobrol bentar dan menitipkan tas, saya mulai berkeliling melihat tenant-tenant yang ada. Produknya menarik-menarik!! Saya merasa beruntung sudah menitipkan tas di tenant Tokecang, sehingga tidak impulsif buat beli barang-barang di sana.

IMG_6526

Saya bengong banget liat jam ini. Talinya dibuat dari rajutan loh. Jadi berasa pakai gelang. Harganya pun tergolong murah, dibawah Rp.200.000,-.

IMG_6528

IMG_6529

IMG_6530

Jam merk Matoa ini terbuat dari kayu loh. Asli enteng banget!! Packaging-nya juga bagus. Hargaya aja sih yang ga kuat. Lagian banyaknya untuk jam laki-laki.

IMG_6532

IMG_6535

Di Hijack Sandals, saya nyaris mau beli sendal dengan warna biru unyu gini. Alhamdulilah model dan ukuran yang saya mau abis, jadi aman dan tentram😀 .

IMG_6537

IMG_6538

Di tenant ini, saya sempat melihat dasi kupu-kupu yang terbuat dari kayu. Unik banget yak.

IMG_6539

IMG_6540

IMG_6542

Gelang dan kalung ini beneran nyaris bikin khilaf!! Langsung teringat segunung gelang yang teronggok di tempatnya.

IMG_6543

Pin ini lucu banget karena terbuat dari batu yang dilukis. Mbak-mbak penjaga tenantnya ramah dan ngajakin bercanda terus😀

IMG_6559

Sambil muter-muter, ternyata mulai terdengar suara musik jazz. Ternyata area konser di green area mulai ada pertunjukan pertama dari Coffee Morning. Saya sempat melihat sebentar pertunjukan mereka sampai dijemput oleh Uwa. Maklum udah lama ga sowan ke rumah Uwa, jadi ngikut dulu buat ketemu Eyang dan ponakan. Saya baru kembali ke Bale Pare saat Sri Hanuraga Trio feat Dira Sugandi memulai pertunjukannya. Awalnya saya hanya akan didrop oleh Uwa, ternyata Uwa akhirnya ikut nonton sbeentar sebelum kembali pulang😀 .

IMG_6561Suasana di Green Stage, nonton Coffee Morning sambil piknik

IMG_6573

Sri Hanuraga Trio feat Dira Sugandi mengaransemen ulang lagu-lagu daerah seperti Kampuang Nan Jauah di Mato, Panon Poe, Kicir-Kicir, serta Manuk Dadali. Lagunya jadi super jazzy dan bikin merinding!! Sukaaaa banget sama hasil aransemennya. Sayang pas mau beli CD mereka kok yah langsung abis😦 .

IMG_6592

Selesai pertunjukan ini, saya sempat ngemil dulu sambil dengerin Jafuzz yang lagi manggung di Green Stage. Di area booth makanan, kita bisa melihat pertunjukan jazz yang sedang berlangsung baik di Amphitheater stage ataupun di Green Stage.  Kalau ke area makanan, siap-siap menahan godaan untuk ga banyak jajan. Semua makanan kayaknya ada, mulai dari sushi, takoyaki, okonomiyaki, rice box, kentang, sosis, hot dog, pecel, tempe mendoan, press juice, kopi, juice, air mineral, semua ada. Semua rasanya pengen dicobain satu-satu😆 .

IMG_66014Peniti

Ga kerasa, begitu makanan abis, ternyata udah jam 4!! Saatnya menonton pertunjukan 4peniti. Saya udah ceritakan ya betapa kangennya saya sama pertunjukan mereka?! Terakhir ngeliat mereka kumpul itu ya waktu konsernya Kang Ammy di IFI Bandung. Saya betah banget ngeliat aksi panggung dari mereka berempat. Di awal pertunjukan, Kang Zaky aja udah  ngajak penonton untuk sound check sambil menanti Kang Ammy yang belum datang. Sound check ini kayak udah jadi sebuah lagu sendiri loh!! saat semua personil telah berkumpul, akhirnya mereka membawakan lagu dari album pertama, Menari Bumi. Lagunya jadi panjaaaaaanggg karena ditengah mereka asyik ngejam, sampai sang drummer, Kang Ari Renaldi mesti ngingetin Kang Zaki buat lanjut nyanyi😀 . Sayang saya ga ngeliat pertunjukan mereka sampai akhir karena mesti balik ke Bandung.

Semoga tahun depan bisa nonton lagi Locafore hingga akhir, aamiin!!