Penghujung Tahun

Sesungguhnya banyak sekali yang ingin saya bagi di blog ini dan belum memiliki waktu untuk menuliskan semua hal tersebut. Tahu-tahu sudah di penghujung tahun aja!!! Akhirnya seperti kebiasaan tahun-tahun sebelumnya yang tetap ingin saya lakukan, saya ingin mengucapkan selamat tinggal pada tahun 2017 yang luar biasa.

Hanya saja, tentu ada yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana tulisannya cenderung singkat, kali ini saya mau melakukan kilas balik apa saja yang terjadi dalam hidup selama 12 bulan di tahun 2017 secara backward.

Pada bulan Desember ini saya melakukan suatu hal untuk pertama kalinya yaitu bekerja untuk membantu anak-anak SD melepaskan emosinya pasca gempa bumi di daerah Kota Palu, Kabupaten Sigi, serta Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah. Cerita panjang lebar soal ini tentu akan saya ceritakan di blog tahun depan.

Di Bulan Oktober akhirnya saya melakukan liburan bareng bersama beberapa orang sahabat ke Bangkok. Kenapa di Bangkok lagi? Ini sih lebih karena mereka nyusulin saya yang habis teacher training di Bangkok. Rasanya bahagia banget ketawa-ketawa serta cerita ngalor ngidul selama beberapa hari bersama mereka.

Bulan September merupakan bulan bersejarah untuk cita-cita yang dari tahun lalu saya coba fokuskan, yaitu membangun sekolah. Di bulan ini merupakan peletakan batu pertama di lahan yang akan menjadi sekolah dasar di tahun depan. Cerita soal ini pun masih teronggok dan belum akan saya keluarkan dulu. Doakan saja ya!!

Di Bulan Agustus genap sudah usia saya menjadi kepala tiga!!! Sedangkan di Bulan Mei merupakan kali pertama saya menginjakkan kaki di tanah Sulawesi dengan bertandang ke Makassar untuk melihat Makassar Internsational Writer Festival. Tentunya sekalian makan-makan dan berwisata di Makassar.

Sedangkan di akhir Bulan Maret saya punya cerita yang bikin geleng-geleng kepala, tentu saja cerita soal ketinggalan passport!! Asli mengingat hal itu mengingatkan saya untuk tidak mengambil pekerjaan mendekati hari kepergian baik untuk urusan kerja maupun main.

Bulan Februari saya berkesempatan untuk bekerja di Semarang selama beberapa hari dan menikmati kota tuanya. Perjalanan pulang dari Semarang pun saya mendapat kabar kalau jalan yang akan kami lalui terendam banjir Bandang di dekat Cirebon sehingga kereta yang harusnya sampai di Bandung pukul enam pagi akhirnya telat hingga pukul tiga sore!!!

Tentu saja sepanjang tahun ini saya memperoleh banyak kenalan, teman, serta keluarga baru yang luar biasa menghiasi hari-hari saya. Semoga tahun depan saya bisa menjadi lebih baik lagi dan kembali rajin menulis blog 😀 .

Advertisements

Tahun 2018

Tahun baru, resolusi serta harapan baru.

Semoga di tahun ini semua harapan dan doa-doa baik tercapai.
Semoga jiwa-jiwa yang gundah mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang tak kunjung usai.
Semoga yang sedang berada di kegelapan bisa mendapat secercah cahaya.
Semoga yang merasa sendirian, dapat merasakan bahwa masih banyak orang yang peduli kepadanya.
Semoga yang belum menyelesaikan studinya bisa lulus dan yang mencari pekerjaan bisa mendapatkan yang sesuai dengan keinginan.
Semoga yang mencari jodoh bisa segera ditemukan dengan pasangan hidupnya.
Semoga yang masih memiliki hutang dapat melunasi hutang-hutangnya.
Semoga semakin banyak perdamaian di tengah perbedaan yang ada.

Selamat tahun baru semuanya 🙂

So Long 2016!!

Udah hari terakhir di 2016 aja ya!! Berbeda dengan 2015, di tahun ini saya tidak membuka tahun dengan sebuah tulisan mengenai apa yang ingin saya lakukan di 2016. Kayaknya baru beberapa tulisan sesudahnya saya baru membuat tulisan soal apa yang ingin saya lakukan di 2016 (terima kasih buat BEC yang ngingetin bikin tulisan ini). Apa yang terjadi di 2016 memang luar biasa ya!! Kayaknya semua udah saya rekap ditulisan awal Desember kemarin.

Kalau melihat best nine versi instagram, tahun ini saya banyaknya makan enak ya!! Hahahaha. Maklum efek dari Agustus menahan diri dari setiap godaan pekerjaan dan liburan yang ada.

Lalu apa yang akan menanti di 2017? Sejak 2015, saya sudah tidak membuat resolusi lagi. Efek jadi beban dan kesel sendiri kali ya kalau resolusinya ga tercapai. Saya sih lebih memilih untuk berkesadaran menjalani saat ini dengan sebaik-baiknya sambil berdoa dibukakan setiap pintu yang baik untuk saya. Karena bagaimana pun rencana Tuhan pasti indah. Mungkin sekarang saya ga ngerti, tapi ketika tiba saatnya tentu itu yang terbaik.

Selamat menyambut 2017 semua!! Semoga banyak hal-hal baik menanti kita di tahun depan, aamiin 🙂

Terakhir di 2015

Tahun 2015 ini sungguh luar biasa. Seperti yang pernah saya tulis di awal tahun 2015, tujuan saya setahun ini adalah untuk berpindah. Pindah jadi lebih baik lagi. Belum semuanya tercapai, masih ada beberapa yang bolong *seperti saya yang belum lulus juga dari jeratan thesis*. Tapi, sungguh saya sangat bersyukur dengan semua yang terjadi di tahun ini.

Saya bisa bertemu dengan banyak orang-orang yang awalnya ga kenal, ngobrol di wa, ketemuan, dan bisa sampai curhat colongan!! Sangat berterima kasih untuk BEC dengan English Fridaynya yang membuka banyak jalan baru untuk bertemu dan mengenal blogger-blogger luar biasa secara personal. Semoga tahun selanjutnya semakin diberi kesempatan untuk kenal dan ketemuan dengan blogger-blogger lainnya.

Selain dengan para blogger, saya dikenalkan dengan suatu konsep pendidikan yang asyik banget buat dipelajarin, Waldorf education. Saya ketemu orang-orang yang sepaham mengenai pendidikan anak-anak dan detailnya ini loh yang bikin jatuh cinta.

Saya juga diberi kesempatan untuk banyak kerja di tahun ini. Selalu jadi “yes man” untuk setiap proyek yang dateng. Pernah sih keteteran di awal-awal, tapi sekarang udah mulai bisa ngerencanain dengan lebih baik. Seperti kata salah seorang adik ketemu besar, kalau memang sedang stuck di Thesis, seenggaknya kita perlu membayarnya dengan sesuatu yang bermanfaat lainnya, misalnya mencoba kerja di beberapa tempat. Saya merasakan sekali dapet banyak ilmu dari pekerjaan-pekerjaan di 2015 ini.

Walau si Thesis ga jalan, dari sisi akademik tetep ada kemajuan dong!! Belum sempet cerita di blog ini sih, mungkin tahun depan ya diceritain: Saya sudah lulus untuk sidang keprofesian. Udah punya gelar Psikolog!! Tapi tetep aja belum berhak pakai gelar karena belum lulus. Minimal satu terlewati yak. Tahun depan, semoga si Thesis selesai ya, aamiin.

Tahun ini pun saya kembali banyak berjalan-jalan. Ceritanya insyaAllah bisa ditulis di sini semua ya!! Bahkan cerita saya zaman tahun lalu pun belum sempet dibagi di sini, semoga ga makin basi ya ceritanya 😆 .

Tidak semua berjalan mulus, tidak semua bergerak persis seperti apa yang saya inginkan, tetapi tahun ini saya daat banyak banget kejutan dalam hidup. Terkadang itukan ya yang diperlukan, karena semua yang terencana itu terkadang bikin bosen ngejalaninnya dan stres kalau semua tidak berjalan sesuai rencana.

IMG_5471instagram version of my best nine in 2015

Sebagaimana saya memulai awal tahun dengan membuat tulisan, maka akhir tahun ini saya menutup tulisan di wordpress dengan mengucapkan alhamdulillah. Sampai bertemu tahun depan, selamat berkumpul dengan para kesayangan, selamat tahun baru 🙂

Pertama di Tahun 2015

IMG_3610pemandangan dari atas Gunung Bromo

Selamat Tahun Baru 2015!!!
Semoga di tahun yang baru ini, semua harapan dan keinginan dapat terkabul, aamiin. Sudah beberapa tahun ini saya tidak membuat resolusi setiap tahun baru. Terakhir membuat target adalah saat mendapat tantangan untuk membuat bucket list di Instagram. Lagipula ditulisan terakhir tahun 2014, saya sudah menyisipkan doa dan harapan untuk tahun ini. Semoga tercapai semua, aamiin.

Tahun 2015 dibuka dengan melawan angin dan dinginnya Gunung Bromo menanti matahari terbit pertama. Sayang, saat itu cuaca mendung dan kabut cukup tebal sehingga matahari malu-malu untuk muncul. Selain melihat matahari terbit, saya penasaran untuk naik dan meihat kawah Gunung Bromo. Menurut pemandu tur-nya, jarak dari tempat parkir Jeep ke ujung tangga adalah empat kilo meter. Ini adalah pertama kalinya saya naik Gunung dengan berjalan kaki. Awalnya sih ditawarin naik kuda, tapi berhubung harga yang ditawarkan cukup mahal, saya memilih jalan. Saya sempat ingin menyerah dan black out saat di tengah jalan. Kemudian saya ingat kalau ingin ke puncak. Jadi istirahat dulu sebentar, kemudian lanjut jalan pelan-pelan. Akhirnya sampai juga!!

Rasanya beneran puas dan bahagia banget saat sampai di puncak. Padahal ini baru Gunung Bromo yang ga tinggi-tinggi banget dibandingkan gunung yang lain, tapi saya tetap bahagia!! Senang rasanya mengetahui bahwa perjuangan dan pantang menyerah bisa membuat saya sampai di puncak Gunung Bromo. Pas banget dilakukan di awal tahun untuk membuat saya tetap berjuang dengan apa yang saya inginkan. Ga ingin muluk-muluk, ga ingin berekspektasi terlalu tinggi. Cukup aja. Berjuang menjadi lebih baik lagi di tahun yang baru ini.

Selamat Tahun Baru!!!

Selamat Tahun Baru 2012!!

Selamat hari Minggu, selamat bulan Januari, selamat tanggal 1, selamat datang 2012. Tahun ini, gw ga ke mana-mana. Berhubung geng tahun baru ga nemu jadwal pas untuk tahun baruan, kegakjelasan liburan bareng sepupu, dan bingung mau ngapain, eksekusinya beneran ga jelas banget deh. Alhasil tahun ini gw cuma di rumah nonton tv.

Sempet sih jam 07.00 WIB pergi makan malem ama pasangan di PVJ, dari rumah ke PVJ, itu jalan sepi dong o_O. Di PVJ sendiripun rame wajar yah. Ga lebay karena mau nyambut tahun baru gitu. Jadi kayak malam minggu biasa aja. Memutuskan memutar PVJ bentar lanjut makan di BK (yeah Burger King sekarang ada di Bandung), udah gitu muter lagi, terus keluar PVJ. Begitu keluar, gw dan pasangan juga ga disambut macet. Bingung deh kita berdua. Ini malam tahun baru loh!!! Akhirnya kita berdua memutuskan buat jalan-jalan ke daerah Sukajadi atas sampai Setiabudhi arah mau ke terminal Ledeng. Sepi sodara-sodara!!!! Beneran deh ini kita berdua dibuat bingung.

Kitapun di Setiabudhi memutar balik dan kembali turun ke arah Siliwangi. Siliwangi juga sampai melewati Sabuga sepi!!! Kecuali saat di dekat cafe Halaman udah mulai macet. Tapi macetnya juga masih standar dan ga lebay. Kemudian kami turun ke arah Dago. Dago tengah di mana banyak factory outlet ini lancar jaya dong 0_O. Biasanya daerah sinikan sama aja macetnya. Sampai akhirnya di Dago bawah baru kerasa rame dan macetnya. Turun lagi ke Jalan Merdeka, macetpun masih standar aja. Kemudian kami memutuskan memutar Balaikota, Jalan Padjajaran, Dr. Oten, dan Pasteur. Lancar banget!!! Ampe bingung ini pada niat tahun baruan atau pada bakar-bakar di rumah masing-masing yah?

Nampaknya efek gosip yang bilang bakal macet dan Bandung bakal penuh banget serta penutupan jalan-jalan di daerah Bandung sukses ngebuat orang-orang pada males keluar kali yah? Keramaian efek suasana tahun baru, terasa di beberapa titik seperti Gazibu, Dago Atas, Dago Bawah, dan Asia Afrika. Sisanya? nampak adem ayem deh.

Beres muter-muter Bandung, gw nonton tv deh. Menunggu pergantian tahun ditemani Kahitna di Metro TV. ini mo tahun baru kok malah galau bareng kahitna sih! Kahitna baru nyanyi dua lagu, udah kepotong iklan banyak dan laporan soal tahun baru. Sampai malam pergantian tahun, Kahitna paling baru nyanyi enam lagu lah x_x. Akhirnya beres denger jegar jeger petasan dan kembang api serta melihat dari jemuran, gwpun tidur.