Mini Series: Love at First Flight

Saya selalu suka kalau nemu mini seri bagus yang ceritanya bikin hati hangat. Salah satunya saya temukan dari video iklannya Changi Airport. Lokasinya beneran cuma di bandara doang, tapi sukses bikin senyum mengembang dan menghangatkan hati. Apalagi sayakan tipenya suka banget ama drama-drama kayak gini, jadilah makin seneng begitu nemu mini seri ini.

Serinya beneran mini, cuma tiga episode. Rasanya kalau boleh pengen deh dibikin sampai lima atau enam episode gitu. Tapi ya berhubung memang dibikin untuk iklan ariportnya, jadi ceritanya pun juga ya segitu aja 😀 .

Setelah nonton ini saya kok jadi kangen mendarat dan terbang dari Changi Airport. Mungkin karena beberapa tahun belakangan ini selalu bepergian via KLIA, jadilah kangen menjejakkan kaki kembali ke Singapura.

Advertisements

Mini Seri: Sore

Saya menemukan mini seri ini secara ga sengaja di youtube. Mini seri ini bercerita tentang Jonathan yang tiba-tiba kedatangan seorang perempuan dari masa depan mengaku sebagai istrinya. Iye..ujug-ujug!!

Menurut saya ceritanya simpel banget. Berhubung dipersembahkan oleh tropicana slim, ketebaklah ya ujung-ujungnya ngomongin soal hidup sehat. Tapi..sepanjang tujuh episode ini, saya ga menemukan ada produk tropicana slim yang saya lihat. Kan biasanya tipikal sinetron atau film Indonesia suka banget ngezoom produk sponsor, tapi ini engga!! Saya ngerasa penekanannya lebih ke menciptakan hidup sehat.

Awalnya saya ga niat banget nonton Sore. Tapi begitu denger lagu Adhitya Sofyan yang Forget Jakarta, jadi keterusan nonton dong!! Receh bener!! Dikasi soundtrack bagus, langsung mau nonton satu episode yang berlanjut sampai episode 7. Selain itu juga ada Gaze dari Adhitya Sofyan dan Kunto Aji yang nyanyi lagu berjudul I’ll Find You. Adem banget ngedengernya!!

Walaupun mini seri, tapi niat banget dibikinnya! Ceritanya ga drama, pengambilan gambarnya cakep, dan pemilihan lagunya bagus-bagus. Saya jadi penasaran sama episode terakhirnya minggu depan.

Line- Ada Apa dengan Cinta 2014

Adalah cinta yang mengubah jalannya waktu. karena cinta, waktu terbagi dua, denganmu dan rindu untuk kembali ke masa lalu.  Detik tidak pernah melangkah mundur, tapi kertas putih itu selalu ada. Waktu tidak pernah berjalan mundur dan hari tidak pernah terulang, tetapi pagi selalu menawarkan cerita yang baru untuk semua pertanyaan yang belum sempat terjawab.

Saya terharu dan senyum-senyum sendiri menonton 10 menit lanjutan kisah Rangga dan Cinta yang dibuat sebagai iklan Line. Saya benar-benar kangen banget sama cerita Ada Apa dengan Cinta ini. Apalagi begitu background music-nya lagu bimbang, beneran langsung merinding dan berkaca-kaca banget. Dipikir-pikir wouw banget Cinta masih nungguin Rangga selama 12 tahun!! Buset ya…cewe kayak Cinta di-PHP-in selama itu. Saya aja yang… ah sudahlah *ga kepancing curhat*. Saya beneran berharap bakal ada lanjutan di layar lebar untuk film Ada Apa dengan Cinta.