Menemukan Jurnal di Mucca

Setiap awal tahun saya selalu mencari jurnal yang bisa saya gunakan untuk menulis kegiatan, perasaan, jadwal, atau lembaran-lembaran tiket yang saya tempel sebagai bentuk kenangan karena pernah ke sebuah tempat. Tahun ini saya mulai kebingungan karena dari akhir tahun belum menemukan jurna yang saya inginkan. Pilihan terakhir sudah tentu buku tulis dari Muji dengan kertas-kertas polosnya.

Sampai saat saya berlibur ke Penang, secara tidak sengaja menemukan sebuah toko yang khusus untuk membuat buku jurnal bernama Mucca. Awalnya keinginan saya dan sepupu untuk mampir ke Mucca adalah warna tokonya yang berbeda dari toko-toko yang lain, berwarna biru tua dan terletak di pojok jalan. Saat masuk ke dalam toko, saya dapat segera merasakan kehangatan dari tokonya sendiri!! Saya beneran berada di toko yang tepat!

Mucca baru membuka tokonya di pertengahan tahun 2019. Sebelumnya mereka biasa menerima pesanan secara online. Duh beneran deh, saya dibuat kagum dengan servis yang diberikan oleh para penjaga tokonya. Satu orang menemani tamu di awal untuk memberi tahu bagaimana memebuat jurnal yang diinginkan. Pertanyaannya pun cukup detail, sehingga saya yang biasa terima jadi jurnal, jadi harus berpikir 😀 . Mereka akan bertanya tujuan dibuat jurnalnya, apakah untuk bullet journal seperti yang sedang tren, untuk keperluan kerja, menulis resep, atau untuk apa. Kemudian cover yang diinginkan mau yang berbentuk hard cover atau yang soft cover, dan mereka punya banyak warna untuk setiap cover-nya. Begitupun pilihan kertas, tulisan di kertas-kertasnya, serta tebal-tipis kertas semua ada!! Pembatas antar bagian, pembatas jurnalnya, mau ada tempat untuk menyimpan bolpen, sampai beragam penutup bukunya ada semua. Untuk lebih lengkapnya boleh cek ricek di web mereka.

suasana di dalam toko

Saya benar-benar kebingungan saat itu. Untungnya ada mbak-mbak penjaga toko yang berbaik hati mengarahkan mengenai kebutuhan-kebutuhan yang saya inginkan untuk jurnal. Selain itu ada selembar kertas yang juga dapat membantu kita menentukan pilihan mulai dari jenis cover, hingga nama yang akan dicetak di bagian depan jurnal. Ya ampun, kayaknya setengah jam saya berkutat mengelilingi toko untuk melihat-lihat apa saja yang saya inginkan untuk si Jurnal ini. Setelah selesai, ternyata saya juga diajak untuk menetukan berapa banyak partisi yang diinginkan, jumlah kertas ditiap partisinya, apakah jenis kertanya mau dicampus atau tidak, dan lain-lain. Setelah semua sudah dipastikan, jurnal pun mulai dijilid. Proses ini memakan waktu hanya 30 menit!!

Selama menunggu, saya dan sepupu lebih banyak diam. Ia menggambar orang yang datang dan pergi, sedangkan saya asyik melihat bagaimana penjaga toko bekerja, menyapa pengunjung, serta memandangi wajah-wajah mengunjung yang asyik dan seru dalam memilih apa yang mereka inginkan ada di jurnalnya. Waktu 30 menit berlalu begitu saja. Salah seorang penjaga toko yang berbeda mendatangi saya untuk memastikan bahwa hasil jilidnya sudah benar sebelum membungkusnya dengan kotak. Setelah semua selesai, saya benar-benar seperti menerima kado awal tahun!! Senang sekali rasanya.

beautiful present!!

Saat kami pun memutuskan untuk keluar, seorang penjaga toko berbicara kepada sepupu bahwa ia ingin melihat hasil dari gambar yang dilakukannya selama menunggu saya. Ternyata penjaga tokonya ngeuh kalo digambar sama sepupu!! Ia memuji hasil gambar sepupu yang dapat menangkap kekhasan dari dirinya, dan selain itu kami sempat menebak-nebak pengunjung mana yang digambar oleh sepupu. Beneran heboh dan sempet pada memotret hasil gambarannya. Sepupu sendiri hanya bisa tertawa dengan muka merah dan malu di belakang saya. Keluar-keluar kami berdua membawa cerita dari Toko Mucca. Beneran tidak hanya tokonya yang hangat, tapi juga orang-orang di dalamnya.