Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti

Jatuh dan tersungkur di tanah aku
Berselimut debu sekujur tubuhku

Saya pertama kali berkenalan dengan duo Banda Neira di tahun 2016 ini. Efek iseng-iseng menjelajah youtube dari satu band indie ke band indie lainnya. Saya terpukau dengan mereka yang merekam albumnya secara bersamaan dengan full pengisi musik lainnya. Lirik lirik dalam setiap lagunya pun selalu indah.

Buat saya, lagu-lagu Banda Neira merupakan penyemangat dikala saya sedang tertatih mengerjakan Tesis. Apalagi mendengar lagu “Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti”, nyes banget rasanya didenger pas lagi lelah sama tesis. Sampai pernah setiap pagi selama seminggu saya mendengarkan lagu ini untuk membangun mood menulis tesis yang hancur lebur.

Hari Rabu kemarin, seorang sahabat memberikan album kedua Banda Neira sebagai hadiah ulang tahun *iya, ulang tahun kapan, kadonya kapan ๐Ÿ˜† *. Saya seneng banget!! Karena memang lagi mengumpulkan cd-cd penyanyi indie yang saya suka. Sampai sekarang pun masih apik saya simpan.

Panas dan menyengat
Rebah dan berkarat

Kemarin dalam akun resmi instagramnya, Ananda Badudu dan Rara Sekar memutuskan untuk tidak meneruskan Banda Neira. Mereka memutuskan untuk berpisah. Saya kaget bukan main, “kenapah???”.

Saya patah hati. Saya adalah satu dari ribuan orang yang sedih dan juga kecewa saat mereka mengumumkan hal ini. Seperti baru kenal dan sayang diawal tahun, kemudian harus berpisah diakhir tahun. Begitu cepat, begitu singkat.

Tapi seperti lagu mereka yang menjadi judul tulisan ini pun, yang patah tumbuh, yang hilang berganti, semoga saat menempuh jalan masing-masing baik Ananda Badudu dan Rara Sekar bisa selalu bertumbuh.

Terima kasih Banda Neira untuk lagu-lagu yang memanjakan telinga dan terus membuat saya semangat dan optimis saat menghadapiย pertesisan dan beberapa masalah dalam hidup saya.

Yang… yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Yang hancur lebur akan terobati
Yang sia-sia akan jadi makna
Yang terus berulang suatu saat henti
Yang pernah jatuh โ€˜kan berdiri lagi
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti

*Tulisan yang dicetak miring adalah potongan lirik lagu “Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti” dari Banda Neira

Advertisements

16 thoughts on “Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti

  1. Lah? Banda Neira mau bubar?? Kenapa?? *balik nanya*

    Lagu yang satu ini memang jadi salah satu lagu Banda Neira yang saya suka juga. Teduh banget. Cocok didengerin habis hujan ๐Ÿ™‚ Di video ini, ekspresinya mereka pas ya.

  2. Beneran kak??
    Ya ampun, aku udah ngikutin band ini agak lama dan hyped up banget pas tau mereka keluarkan album baru. Di Medan tidak ada toko yang menjual indie music dan selama ini hanya bisa dengar lagu-lagu mereka dari Spotify. So sad…

  3. mungkin karena kesibukan masing-masing, mb rara sekar lagi di new zealand dan mz ananda badudu jadi jurnalis

    kaget juga pas liat pos mereka di IG, mana pengumumannya pagi-pagi :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s