Mengunjungi Galeri Nasional

20161210_102901

Galeri Nasional

Saya pertama kali mengetahui soal Galeri Nasional saat lagi iseng mencari tempat wisata di seputaran Gambir, Jakarta Pusat. Jadi kalau menantikan kereta ke Bandung, saya ga nongkrong di Monas terus 😆 *ga ada kerjaan emang, kalo sekarang sih pasti milih nongkrong di Gambir aja*.

Tahun ini ada dua pameran yang ingin saya kunjungi, pameran Lukisan Istana dan pameran Nautika. Sayangnya, saya ga bisa mengunjungi dua pameran tersebut. Ada aja halangannya >< . Makanya ketika kemarin ke Jakarta naik kereta, saya udah berniat untuk mengunjungi Galeri Nasional. Teman seperjalanan Ko Er pun mau digeret ke sini 😀 .

Beruntungnya, saat itu lagi ada pameran Ways of Clays yang udah saya ceritain di sini. Setelah muter-muter ngeliat berbagai bentuk karya lempung dan keramik, saya pun mengunjungi pameran tetap di Galeri Nasional. Ruang pamerannya berada di lantai 2 dan terbagi atas 2 ruangan. Ruangan sebelah kiri adalah karya seni kontemporer sedangkan sebelah kanan berisi karya seni modern.

Karya seni kontemporer lebih banyak berupa lukisan. Ada sih beberapa karya seperti patung, tetapi dikit banget. Sedangkan karya seni modern lebih banyak macamnya. Mulai dari audio hingga bentuk tiga dimensi. Sedangkan dari sisi lukisan, lebih banyak lukisan yang mudah diinterpretasi dibandingkan saat melihat lukisan kontemporer.

20161210_105736

Dua versi Lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro

Ngomongin lukisan di sini banyak banget lukisan yang dipamerkan. Kayaknya saya bisa 2 jam sendiri muter-muter buat ngeliat detail lukisannya. Saya paling suka begitu masuk ruangan yang berisi lukisan dari Raden Saleh. Apalagi saat melihat dua lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro yang merupakan versi Raden Saleh dan Nicolaas Pieneman, rasanya seneng banget!! Maklum biasanya cuma liat dari google 😀 .

img_9959

Ada yang tahu buku apa saja ini?

Saya juga menemukan sebuah lukisan tentang orang berkumpul dan dihadapannya banyak buku-buku sastra seperti karya Pramoedya. Saya dan Koko sampai bertanya-tanya siapa saja yang ada dilukisan itu. Selain lukisan, dibagian dalam gedung ada patung-patung yang dipamerkan. Memang sih jumlahnya ga sebanyak koleksi lukisan. Patung-patung ini saya lihat lebih banyak berada di bagian karya seni modern dan biasanya digabung dengan audio serta visual.

img_9957

20161210_105025

img_9958

Karya yang ini unik, karena bisa timbul gitu

img_9962

Salah satu karya Raden Saleh

20161210_110338

Ga cuma karyanya, saya juga seneng sama ukiran di piguranya

20161210_110531

Benang Kusut

20161210_111028

20161210_111141

Di bagian luar gedung terdapat mural dan patung. Saat melihat patung yang ada di luar, mengingatkan dengan patung yang ada di Galeri Semarang!! Ini patung yang sama atau ada dua jenis patung ya? Sayang ga ada keterangannya.

page

Sebelah kiri di Galeri Nasional, Kanan di Galeri Semarang. Lihat detailnya sih beda ya

20161210_104222

Sekali-sekali kita swafoto

Senang sekali rasanya bisa muter-muter di Galeri Nasional. Kayaknya kalau ada kesempatan lagi, saya akan datang dan melihat koleksinya dengan lebih santai lagi.

Galeri Nasional
Jl. Medan Merdeka Timur No. 14, Jakarta Pusat
Waktu Berkunjung: 09.00 – 16.00
Website: galeri-nasional.or.id
Tiket Masuk: Gratis

*Foto-foto ini sebagian besar diambil dari hp Koko E

Advertisements

7 thoughts on “Mengunjungi Galeri Nasional

    • sayangnya aku lupa lagi dengan tahun lukisannya. Tapi kalau lihat covernya..hm mungkin sekitar tahun 2011an kali ya? *mengingat aku baca buku Pram dengan cover ini tahun 2012 😕

  1. Pingback: Semarang Contemporary Art Gallery | Coklat dan Hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s