Melihat Nu Art Lebih Dekat

129apple_img_9430

Bagian depan Nu Art

Saya sudah lama penasaran dengan NuArt Sculpture Park, sebuah galeri seni yang berada di area Setra Duta. Setiap mau ke sini, ada aja halangannya. Mulai dari hujan ga ada temen, ga ada kendaraan, hingga lagi dipugar. Sebenernya, galeri yang satu ini deket banget dari rumah. Ga perlu jauh-jauh kayak ke Selasar Sunaryo. Tapi, saking deketnya malah belum sempat untuk menginjakkan kaki di galeri ini.

Akhirnya saya berkesempatan ke sini secara dadakan. Memang ya kalau direncanakan itu suka ga jadi aja, sedangkan kalau ngedadak malah jadi. Awalnya karena saya penasaran dengan foto-foto yang diunggah seorang teman di instagramnya. Kemudian tak disangka ia mengajak saya untuk ke sana karena sedang ada pameran. Pucuk dicinta ulam tiba, akhirnya ke NuArt jugaaaa!!

129apple_img_9441

NuArt Sculpture Park ini baru saja selesai di renovasi tahun ini. Sehingga berbeda dengan sebelumnya, sekarang apabila ingin masuk ke dalam Nu Art, kita perlu membayar Rp.50,000,- untuk umum dan Rp.25,000,- untuk mahasiswa. Hiduplah kartu mahasiswa jadi bisa diskon 50%!!! Jangan lupa pula untuk menitipkan tas di bagian depan.

129apple_img_9445

Galerinya sendiri terbagi menjadi dua bagian, bagian dalam dan taman. Saat ini dibagian dalam sedang ada karya Pak Nyoman Nuarta yang berkolaborasi dengan Pak Nasirun. Untuk cerita lengkap soal ini, akan saya tulis terpisah ya.

129apple_img_9447

Salah satu karya favorit saya

Sedangkan bagian taman terdapat amphitheater untuk pertunjukan tari, musik, ataupun yang mau yoga bareng. Di sekitar taman ini, kita juga dapat melihat karya-karya Pak Nyoman Nuarta seperti paus, macan tutul, dan lain lain.

Di bagian belakang agak ke bawah, terdapat workshop Pak Nyoman Nu Arta. Kemarin sih saya melihat sedikit bagian dari proyek Garuda Wisnu Kencana. Yups, semua bagian Garuda Wisnu Kencana itu dikerjakannya dari Bandung, kemudian dibawa ke Bali.

129apple_img_9448

Berasa musim gugur

 

129apple_img_9459

Cokelat hangat dan hujan

 

129apple_img_9473

Me in a dreamland

Saya sih paling suka bagian tamannya. Rasanya adem dan asyik banget buat bengong atau piknik gitu. Kalau ingin bengong sambil berkhayal, di bagian amphitheater ada tempat buat duduk di bawah pohon. Paling seneng rasanya bengong di sana sambil melihat ke arah sungai.

img_9528

Tempat tenang buat nesis

Untuk yang laper, dibagian dalam ada sebuah restoran untuk duduk sambil menikmati suara aliran sungai yang berada di samping Nu Art. Apabila sekedar ingin minum dan menikmati suasana Nu Art, ada sebuah coffee shop di bagian depan, lengkap dengan colokan listrik. Coffee shop ini juga merupakan tempat nyaman untuk mengerjakan Tesis, karena tidak terlalu ramai dan bisa memandang ke arah taman. Adem banget!!!

Advertisements

11 thoughts on “Melihat Nu Art Lebih Dekat

  1. Pingback: Menenangkan Diri Bersama Dewa Budjana | Coklat dan Hujan

  2. Pingback: Carangan Ala Nasirun | Coklat dan Hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s