Bandung – Kuala Lumpur

Perjalanan Bandung ke Kuala Lumpur ini menggunakan pesawat Air Asia yang terbang dari Bandung. Rencana terbangnya adalah jam 10 pagi, tapi pesawatnya di reschedule menjadi jadi 17.30. Jadilah rencana hari pertama di Kuala Lumpur batal.

Walaupun begitu, saya masih bisa produktif dengan ngeberesin kerjaan di kantor hingga siang, kemudian pulang untuk istirahat dan ambil barang sebelum akhirnya ke Bandara. Oia, Bandara Internasional Husein Sastranegara udah bagus loh!! Ga keliatan kayak terminal banget😆 . Paling terasa kalau melihat ruang tunggu penerbangan domestik yang luas dengan fasilitas mulai dari ruang untuk selonjoran, tempat bermain anak, beberapa restoran, serta ada Beard Papa’s!! Iya, saya adalah salah satu fansnya Beard Papa. Kalau nemu kue sus ini, pasti deh langsung beli😆 .

IMG_0366Beard Papa’s!!

IMG_0373Ruang tunggu penerbangan domestik

IMG_0370Disediakan ruang buat selonjoran

IMG_0371Komputer buat yang bosen nungguin pesawat

IMG_0372Tempat bermain untuk anak

Kalau untuk penerbangan internasional, sayangnya saya hanya melihat ada toko oleh-oleh, periplus, dan Mayasari. Ga ada tempat untuk selonjoran ataupun area bermain anak. Selain itu ruang tunggunya 1/3 kali lebih kecil daripada penerbangan domestik. Mungkin kalau bangunan sebelah bandara sekarang sudah jadi, ruang tunggu penerbangan internasional bisa sekeren yang domestik ya. Untuk saya pribadi, saya sedih banget karena ga ada yang menjual makanan berat😦 . Kalau mau keluar lagi, tentu ribet karena ada proses imigrasi. Akhirnya, saya memilih untuk makan di dalam pesawat.

IMG_5048Barang bawaannya segini aja

IMG_5062siap berangkat!!

Lama penerbangan dari Bandung ke Kuala Lumpur adalah 2 jam. Selama di pesawat saya dan Dwi lebih banyak ngobrol, diskusi, baca majalah, makan, sampai dengerin lagu. Sesampainya di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2 (KLIA 2), saya bengong banget!! Maklum kebiasaan lihat bandara kecil😆 . Kami sampai di KLIA pukul 20.30 waktu setempat. Alias satu jam lebih cepat daripada Bandung. Untuk sampai di imigrasi, kami masih harus jalan lumayan jauh. Kayaknya setengah kilo ada.

IMG_5064jalan panjang menuju Imigrasi

Keluar Bandara, kita bisa memilih taxi, bus, maupun KLIA Ekspres menuju pusat kota. Semuanya bisa kita temukan di dalam mall yang menyatu dengan KLIA2. Berhubung udah malem banget, kita mencoba naik KLIA Ekspress seharga 55RM untuk sampai ke KL Sentral. Waktu tempuhnya hanya 30 menit!!  KLIA Ekspress ini mengingatkan saya dengan kereta api dari Bandara Internasional Kuala Namu menuju pusat kota. Sampai saya dan Dwi bercanda sebenernya kita mau ke Medan atau Kuala Lumpur😆 .

IMG_5067KLIA Ekspress

Sampai KL Sentral, kita hanya tinggal jalan tiga menit menuju apartemen tempat kami bermalam selama di Kuala Lumpur.

8 thoughts on “Bandung – Kuala Lumpur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s