Bermain Kayu

IMG_2483main kayu sore-sore

Selalu ada yang pertama untuk semuanya, termasuk membuat mainan dari kayu. Rabu sore, saya diajakin Teh Kenny untuk bermain kayu di Jagad Alit Waldorf. Kebetulan ibu yang satu ini baru membeli meja untuk berkarya dengan kayu dan ingin belajar dari Kang Iden yang sudah lebih dulu berkecimpung dibidang permainan kayu dengan kayukrea-nya.

Saat sampai di Jagad Alit, Kang Iden sudah menyatukan dua buah meja kayu serta menyiapkan alat dan bahannya. Saya kira awalnya kita mau barbecue-an loh, karena tata mejanya udah kayak mau ngebakar daging😀 .

IMG_2485alat pertukangan

Untuk pemula, kita mau bikin boneka kayu yang simpel aja. Bahannya butuh kayu ukuran sedang. Kayunya pun perlu diperhatikan apakah ada bagian yang rusak maupun hampir patah karena bisa mempengaruhi kayu ketika dipotong.

Proses selanjutnya, saya diminta untuk mengukur dan memberi garis untuk bagian kepala, badan, kaki, serta tangannya menggunakan penggaris khusus. Setelah itu kayu yang sudah digarisin kita gergaji di meja kayu. Meja kayu ini beneran banyak ya fungsinya, mulai dari buat ngukur kayu, ngejepit si kayu, hingga untuk meletakkan bagian kayu yang lain. Saya yang ga pernah tahu ada meja khusus untuk pertukangan gini, beneran kagum!! Gergajinya sendiri ada yang besar dan kecil. Selain kecepatan memotong, hasil gerigi yang dihasilkan kedua gergaji juga berbeda.

Saat bagian memotong ini saya bener-bener ngerasa silinder mata makin parah. Hasil potongan ga lurus. Padahal saya sudah memberikan garis dikayu. Kata Kang Iden sih, karena saat motong juga badan saya miring sih, jadi motongnya kemiringan.

IMG_2494memilah dan mengukur kayu

IMG_2514sibuk memotong dan membolongi kayu

Setelah proses memotong, bagian selanjutnya adalah membolongi beberapa bagian kayu untuk dimasukkan tali yang menyatukan tiap bagian. Menarik banget loh membologi kayu secara manual. Ternyata ada trik khususnya biar bolongannya lurus dan rapi.

IMG_2509membolongi kayu secara manual

Saat sedang asyik bermain kayu, anak-anak pun ingin ikut bermain. Saya dan teman-teman memperbolehkan mereka mencoba. Tentunya dengan pengawasan ya, karena mereka pakai gergaji dan penghalus kayu beneran.

IMG_2499anak-anak pun ikut bermain kayu

Proses selanjutnya adalah menghaluskan bagian kayu dengan menghaluskannya dengan menggunakan amplas. Nah berhubung waktu itu udah keburu sore dan kita belum siap-siap untuk buka puasa, jadi untuk menghaluskan ini, dilakukan di hari lain dan sampai sekarang masih belum selesai😀 .

IMG_2567hasil bermain kayu sebelum dihaluskan

Asyik banget rasanya membuat mainan sendiri seperti ini. Ternyata membuat mainan ini butuh ketelatenan dan kesabaran ya. Ga bisa buru-buru. Rasanya setelah berhasil membuat satu mainan, ingin mencoba yang lain. Semoga ada kesempatan lagi untuk bermain kayu. Terima kasih banyak buat Kang Iden yang sudah mengajari saya dan teman-teman menjadi tukang kayu🙂 .

5 thoughts on “Bermain Kayu

  1. Pingback: Desember | Coklat dan Hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s