Am I Better Than Before?

Two days ago I started to ask my self over again, am I better than before? Am I a better person in this last two years?  I just feel stuck over again. I don’t know if I change or not. Last Sunday I had talk with little bro, Ko Erlang about what I felt. At first he though it just me being mellow and not confidence. He still teased me around, until he finally being serious and told me that I must be change, be better of course. If not my thesis would be in the corner of my life😆 .

Ok lanjut Bahasa Indonesia ya. Kemudian si koko satu ini mulai ngasi tahu kalau akan tiba saatnya gw ga akan peduli dengan apa yang ditakutkan saat ini. Terus gw inget juga dijejelin sama dia kalau gw lebih baik dan lebih besar dari apa yang sedang gw takutin ini. Jadi ga usah dipikirin lebih jauh. Toh gw ga ngerjain sesuatu yang salah, kenapa kudu cemas dan ga pd? Deuh kalau lagi serius gini aja kerasa banget si adik satu ini bisa jadi tempat untuk bersandar. Kalau engga kerjaannya bakal ngebuli aja terus *Hayati lelah*. Ga hanya dapet suntikan semangat dari Ko Erlang, sepanjang gw blog walking ada aja tulisan yang bikin gw mikir dan bikin jadi lebih tenang, kayak tulisan Teppy atau Mbah Andik. Kayak semesta membantu gw untuk balik normal dari keadaan down. Biar gw ga terlalu lama ngasihanin diri gw sendiri.

Kalau lagi down gini tuh jadi kebayang sama penelitian thesis gw sendiri. Kerasa banget sebenernya yang butuh terapi yang lagi dikerjain ini gw. Oia penelitian thesis gw saat ini berubah dari Yoga untuk anak jadi mindfulness meditation buat anak-anak. Buat gw perjalanan ngerjain thesis ini lebih bikin diri gw kaya sama pengalaman dari pada ngerjain skripsi. Jauh banget!! Mungkin karena dari proses membuatnya yang lebih nguras otak dan emosi daripada skripsi kali. Gw banyak belajar soal mindfulness dan coba diterapin dalam hidup gw sendiri. Minimal gw coba ngelakuin sendiri mindfulness meditationnya selama 5 menit setiap hari. Hal ini bantu gw untuk lebih aware seenggaknya sama keadaan diri sendiri dan bikin gw inget untuk ga ngejalanin hidup secara auto pilot.

Gw masih terus belajar. Apapun masalah yang gw hadapi ini, kayak kata Mas Ryan: This too, shall pass.

21 thoughts on “Am I Better Than Before?

  1. So humane kog Ir kalau kamu merasa seperti itu, I feel you. Tapi benar kata kokomu itu, akan ada saatnya kamu tidak akan peduli dengan hal yang kamu takutkan saat ini. Exhale inhale, all is well, hehehe.. Ciayooo buat tesisnya. Aku setuju kalau buat tesis itu lebih bikin pengalaman kita jadi kaya daripada buat skripsi karena seluruh pikiran kita tumpah ruah disitu, haha..

  2. Namanya masalah memang bertubi-tubi dan nggak akan selesai ya Mbak. Yah tapi kalau makin dipikir sih makin membuat stres, makanya kalau saya sekarang mencoba santai dan pasrah Mbak supaya emosi tidak makin amburadul… yah usaha tetap, mencoba semua langkah yang bisa, cuma tidak terlalu dipaksakan :hehe.
    Semangat terus ya Mbak! Apa yang ditulis Mas Ryan dan Mbah Andik itu memang betul banget, mudah-mudahan kita bisa menjadi orang yang lebih baik lagi. Ah tapi jangan terlalu dipikirin… yang penting kita melakukan yang terbaik yang kita bisa… :hehe.

  3. Kalo lagi stress terapi yang paling bener ku lakuin yahh makannya dibanyakin mbak bener-bener ampuh… btw, semangaatt mbak ngerjain thesisnya biar cepet kelar dan bisa make toga buat kedua kalinya🙂

  4. Semangat Ira! Bener kok Ra, you are not doing something wrong. Perasaan tertekan, berat dan segala macam ini wajar banget muncul. Sama seperti saran yang dikasih dan tulisan-tulisan yang dirimu sebut, tarik nafas dalam, kerjakan sepenuh hati, gak usah dipikirkan kekhawatirannya dan pake aturan the rule of ….. (fill the blank with numbers when you supposedly finish the things) months. Yakin aja kalo setelah sekian bulan itu semuanya akan baik-baik saja dan dirimu bisa menatap ke belakang dan tersenyum sambil bilang: I did it and I did it great😀
    Semangaaaattt!!🙂

  5. These too shall pass Ira. Magic word banget buat saya.

    Pertanyaan sama tuh sering saya pertanyakan terus dari waktu ke waktu. Makanya I FEEL YOUUUUU (sengaja bukan karena capslock bermasalah).

    Pelan2 Ira. Jalani tiap hari dengan lebih dan lebih.
    Pernah dpt bacaan di mana org itu selalu memulai dg:
    “Aku akan lebih baik dari kemarin di hari ini”

    Tahu gak siapa?

  6. Pingback: Berada di Sini, Jiwa dan Raga | Coklat dan Hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s