Doa dan Ridho Orang Tua

Masih inget tulisan random saya yang ini? Di salah satu paragrafnya saya sempat membicarakan mengenai ridho orang tua. Saat nulis soal itu, daripada mengalami sendiri, saya lebih banyak melihat contoh yang didapat dari cerita teman-teman. Eh belakangan kejadian sendiri sama saya.

Jangan-jangan saat saya sedang nyaris ketabrak saat menyebrang jalan, deg-degan pulang malem naik angkot, ikut volunter sampai dini hari dan pulang naik motor, sampai deg-degan ACC laporan oleh pembimbing, semuanya bisa mulus dan ga ada kejadian aneh-aneh karena saya selalu minta izin terlebih dahulu kepada orang tua. Saya percaya banget doa orang tua ke anaknya akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Kejadian baru-baru ini adalah sejak saya mulai terbuka dan membicarakan masalah-masalah saya ke Ibu, beban yang selalu saya pikul berangsur berkurang. Kalau dulukan bawaannya banyak asumsi sehingga ga jadi terus didiskusikan bareng Ibu. Ternyata begitu didiskusikan, tidak selebay yang saya pikirkan. Bahkan sebenernya Ibu juga sudah punya feeling, tapi ga mau ngomong kalau anaknya belum maju. Begitu saya cerita langsung deh Ibu bilang “Mama tuh udah tahu, tapi sengaja aja nunggu kamu cerita”.

Sama ketika saya meminta izin untuk bekerja di laboratorium psikologi, saya sempat meminta doa restu dulu. Walaupun jalannya ga mulus-mulus banget, tapi keterima. Saat saya menerima pekerjaan yang lain juga sama. Pertimbangannya banyak banget. Saat meminta pendapat Ibu dan beliau mengatakan A, segera saya lakukan. Hasilnya? Alhamdulillah. Ada juga saat saya terlalu santai dalam menghadapi sesuatu dan hanya sekedar meminta doa (tapi bukan dirasakan sebagai sesuatu yang penting banget), eh jalannya kurang mulus. Kejadian paling “wah” yang pernah saya rasakan baru-baru ini adalah saat saya sedang pusing dengan beberapa pilihan hidup, bawaannya sampai mual, pusing, dan sebel sendiri. Begitu buka pintu pager dan masuk rumah, semua yang saya rasakan hilang!! Ajaib!!

Setiap perjalanan itu pasti ada kejadian roller coasternya. Ada saat di atas, maka kita pun harus siap dengan keadaan di bawah. Selalu ada dua sisi mata uangnya. Sebagaimana yang dikatakan Surat Al-Insyiraah ayat 5:

Disetiap kesulitan itu ada kemudahan

Untuk memuluskan langkah dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, tentu tidak lepas dari doa dan ridho orang tua.  Ada yang mengatakan bahwa ridho Allah SWT itu adalah ridho orang tua, karena itulah akan lebih baik kalau kita selalu meminta doa dan ridho dari orang tua. Kalau yang sudah bersuami, berarti dari doa dan ridho suami ya.