Jangan Cintai Aku Apa Adanya

Hari ini Tulus mengeluarkan video klip “Jangan Cintai Aku Apa Adanya” dari album Gajah. Nonton videonya membuat hati hangat dan tahu-tahu kok berkaca-kaca sik? *anaknya gampang terharu*.

Saya suka melihat video klipnya karena ada beberapa adegan menari Jawa. Sangat Indonesia. Saya yang selalu punya keinginan untuk mencoba belajar tari tradisional serasa diingatkan dengan keinginan lama tersebut. Semoga bisa kesampaian mencoba menari tradisional.

Menonton video klip ini serasa bukan berjudul “Jangan Cinta Aku Apa Adanya” tetapi lebih ke “Cintai aku apa adanya”. Jangan-jangan maksudnya Tulus membuat lagu ini lebih ke sarkasme gitu ya? Mengingatkan kalau saling sayang itu perlu menerima pasangannya dengan semua kekurangan dan kelebihannya. Bahagia dengan hal-hal sederhana, serta saling menyemangati pasangannya. Bukan menuntut pasangannya untuk berubah seperti keinginan kita, tetapi lebih ke mau menerima pasangan apa adanya dan tidak kebayakan menuntut pasangannya. Toh bukankah awalnya kita mencintai pasangan itu apa adanya ya? Kalau setelah berubah, akankah kita masih mencintainya sama seperti saat awal bertemu?

25 thoughts on “Jangan Cintai Aku Apa Adanya

  1. Kok aku nangkapnya beda ya? Soalnya sering kali (ini termasuk diri sendiri) wanita menurutku (again ini pendapat pribadi) sering salah kaprah bahwa tempat bersandar itu laki-laki, mereka yang harus lebih kuat dll. You know what I am finding out in my own marriage dan dari nasehat-nasehat orang tua, wanita itu adalah penolong, motornya laki-laki, penyemangat, bener banget yang blg behind a great man there’s a great woman.

    • Nangkep dari video klipnya mbak Mikan?
      Kebanyakan memang berpikirnya masih laki-laki harus lebih kuat dll itu mbak Mikan. Kalau aku pribadi sih lebih berpikir bahwa dua-duanya mesti sama-sama kuat untuk saling menguatkan, maka dari itu “behind a great man, there’s a great woman”.

      • Iya Ra bener…though in my opinion, women are much stronger than men hahaha…that’s why men better watch out, once a woman puts her mind on something, you’ll see her go after that goal with a lot of fierce hahahahaha

    • Daaaaaan, saya setuju dengan pendapatnya Mba Mikan. Denger lagunya mungkin memang tersirat sarkasme seperti kata Ira, tapi kalo dipikirin lagi malah lebih ke seperti yang dirimu katakkan kalo menurutku. Well, penafsiran lagu kan ya terserah yang denger ya. Hehehehe.

      • aku nulis lagunya tersirat sarkasme efek nonton video klipnya sih Mas Dani.
        btw sarkasme yang aku maksud lebih ke soal perempuan yang sering nuntut pasangannya untuk lebih dan mengubah beberapa perilaku pasangannya itu, mangkanya Tulus membuat judul lagunya seperti itu. *nyamain persepsi dulu, takutnya sarkasme yang dimaksud beda*
        Nampak perlu diedit lagi ya tulisannya biar lebih jelas😀

      • Ga perlu Raaaaa. Gw bukan mau mengcounter koook. Paham banget apa yang dirimu tulis dan gw juga mengamininya. Awal denger lagunya emang menurut gw ini cara tulus menuangkan sarkasme akan ketidakpuasan seseoarang akan pasangannya. Nah semakin ke sini gw semakin merasakan seperti apa yg dibilang Mba Mikan. Maap yaaaa kalo komen gw kayak rujak kebanyakn cabe sampe kudu pake karet dobel. Ihik…

      • Aaaaa ga maksud gitu kok mas Dani. Aku cuma takutnya salah persepsi aja. Ga ngerasa kayak rujak pake karet double kok😉

  2. Makjleb sekali.
    Saya bukanlah ahli cinta, tapi menurut saya jawaban saya adalah tidak. Soalnya cinta itu tidak tetap pada kondisi tertentu, tetapi ikut pada ketinggian tertinggi (highest high) dan kedalaman terdalam (lowest low). Kemampuan menerima dan mengikuti dinamika itu dengan perasaan yang secara relatif sama, menurut saya adalah keberhasilan cinta.

    Kenapa komentar ini terkesan berat sekali, ya? :haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s