Jangan Cintai Aku Apa Adanya

Hari ini Tulus mengeluarkan video klip “Jangan Cintai Aku Apa Adanya” dari album Gajah. Nonton videonya membuat hati hangat dan tahu-tahu kok berkaca-kaca sik? *anaknya gampang terharu*.

Saya suka melihat video klipnya karena ada beberapa adegan menari Jawa. Sangat Indonesia. Saya yang selalu punya keinginan untuk mencoba belajar tari tradisional serasa diingatkan dengan keinginan lama tersebut. Semoga bisa kesampaian mencoba menari tradisional.

Menonton video klip ini serasa bukan berjudul “Jangan Cinta Aku Apa Adanya” tetapi lebih ke “Cintai aku apa adanya”. Jangan-jangan maksudnya Tulus membuat lagu ini lebih ke sarkasme gitu ya? Mengingatkan kalau saling sayang itu perlu menerima pasangannya dengan semua kekurangan dan kelebihannya. Bahagia dengan hal-hal sederhana, serta saling menyemangati pasangannya. Bukan menuntut pasangannya untuk berubah seperti keinginan kita, tetapi lebih ke mau menerima pasangan apa adanya dan tidak kebayakan menuntut pasangannya. Toh bukankah awalnya kita mencintai pasangan itu apa adanya ya? Kalau setelah berubah, akankah kita masih mencintainya sama seperti saat awal bertemu?