Kumpul Hore

IMG_4065little family at magister

Awal Januari kemarin, si adik Marin memutuskan untuk mulai bekerja di Cikarang. Katanya sih ingin mencari pengalaman baru. Sebelum dia pindahan ke Cikarang, saya, dede Marin, dan koko Erlang janjian untuk ketemu. Ngobrol random seperti biasa. Kali ini kita juga berhasil *nyulik* ngajakin Imam untuk gabung ngobrol random di Kopi Selasar.

Saya awalnya deg-degan juga nih, ngobrol bareng tiga orang psikolog *yang belum bisa pakai gelarnya karena belum lulus S2, tapi udah lulus sidang profesi*. Takut pada ngeluarin jam pasir buat ngitung bayaran mereka sebagai psikolog😆 . Maklum, saya masih ngeberesin satu laporan lagi supaya bisa sidang profesi, jadi belum masuk kategori psikolog, udah gitu takutnya nanti saya yang curhatannya paling menyita waktu😀 .

Bagaimana rasanya kumpul hore lagi? Seneng banget!! Serasa udah lama ga ngobrol ngalor ngidul dan random kayak kemarin. Bukan berarti kita ga sering ketemu ya. Saya dan koko Erlang nyaris ketemu tiap hari di lab psikologi, tapi tetep aja ga bisa berbagi cerita seperti kalau lagi kumpul horei. Ketemu dede Marin dan Imam di kampus juga yang dibahas malah laporan dan susahnya nyari klien😀 .

Suasana kopi selasar yang sepi, membuat kita menjadi lebih nyaman untuk mengobrol random. Walaupun begitu, obrolan random dengan mereka, ga mungkin banget kalau ga pakai dasar teori psikologi yang sedang koko Erlang baca. Biasanya kita akan mulai dengan ngedenger dan diskusi soal konsep dasar teorinya. Baru deh dilanjutin ke kasus masing-masing dari kita. Menarik banget ketika ngebahas masalah kita berempat dengan dasar teori. Jadi kita bisa tahu apa yang membuat perilaku tersebut terjadi dan memprediksi kira-kira apa yang akan terjadi di masa depan.

IMG_4050we will miss you de’

Salah satu hasil obrolan random kita kemarin adalah soal pilihan yang saya tulis kemarin ini. Tentunya lebiih diaplikasiin ke masalah kita masing-masing sih. Buat yang masih pada denial dan menolak untuk jujur dengan diri sendiri, langsung abis ditanyain dan didebat sampai ngaku dan ga denial lagi. Semuanya pada kena.

Ga tahu lagi deh kapan bisa kumpul hore seperti ini. Sukses ya dede di tempat kerjanya. Semoga di Thesis ga lupa untuk dikerjain😀

11 thoughts on “Kumpul Hore

    • Iya mbak, apalagi udah jarang ketemuan. Sekalinya ketemu langsung bahagia banget.
      Iya…nanti rencananya mau bikin review tempatnya di blog🙂

  1. Pingback: Kopi Selasar | Coklat dan Hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s