[EF]#8 Hello Younger Me

Hello tough girl!
Hello younger me!

Busy with UAN coming up right? It’s okay, you studied hard already, you would pass it šŸ™‚ .

Coming up next, your collage life. I know, you really excited about that. It was really wonderful journey, happy and sad moment, drama things, and also a lot of first moment. You would met a lot of people from a lot of circle andĀ found your true best friends that always there for you.

Hey, this day I just wondering that you are wiser than me, girl. You know your diary right? Your blog too? When I have a problems, I read it again about what your thinking and learn from it, so keep writing. Girl, you have lacked to believe in yourĀ instinct, but believe it. Because itĀ is alarm to survive. If you have bad feeling, even it just for a moment, remember to check it again and again.

I want to tell you something that you already knew, fight and solve your problems until there is no more left and then let it go because whatever happen in your life happen for a reason. I know sometimes life gave you bitter things, it’s okay, don’t feel angry with yourself. It’s okay to feel you are not okay. If that happen, take a deep breath, smile again, and keep moving.

I am proud of you. I am happy with my life as you happy with your life too. Remember about the quote in novel from your favorite writer “life is a choice, to be happy or to be unhappy, i choose to be happy” and “carpe diem”. So be happy and seize the day.

From your older self, 10 years from now.

*this post is submission for English Friday Challange

Advertisements

Thinking Out Loud

Saya beneran menahan nafas saat menonton video klip dari Ed Sheeran yang Thinking Out Loud. NarinyaĀ keren banget!!! Sampai saya ulang-ulang terus video klipnya šŸ˜† . Bahkan sampai mencari video behind the scene-nya dan melihat bagaimana Ed Sheeran latihan nari hingga bisa seperti di video klip ini. Beneran bikin kangen sama latihan dansa latin yang pernah saya ikuti.

Tarian di video klip ini, termasuk dalam kategori dansa latin, tepatnya dansa rumba.Ā Rumba sendiri berasal dari kata “rumbear” yang berarti bersenang-senang, hadir untuk menari. Dansa rumba berkembang di Kuba dan termasuk salah satu jenis dansa yang lambat dibandingkan dengan cha-cha ataupun jive, sehingga sering dikategorikan sebagai dansa yang romantis. Lihat saja di video klipnya Ed Sheeran, beneran romantis bangetkan?!

[EF]#7 Time To Go Home

IMG_4801Pasopati overpass, Bandung

After a long long walk
I finally found my way
After a long long time
I finally found my place
– Home by Mocca

When sunrise tells you to start the day, sunset tells you it’s time to go home.

Early in the morning, we are always busy preparing breakfast, taking kids to school, and going to work.Ā People start work with full of energy. After that, the energy starts to go down. The workloads and problems in a day tend toĀ stress people, make them tired and sensitive. But, when the sun begins to go down, people try to cool down too. Some of them try to reduce stress by going out with friends, working out in gym, doing sports likeĀ futsal, swimming, jogging or just having sip of coffee in cafe. Some of themĀ prefer to go home.

I forgot when I started thinking about it, but sunset always make me think about the idea of going home. Back to the place where you belong, place where I can find people whoĀ I love and love me, place to relax after “war” in oneĀ day. It is lovely to talk to your loved one and tell him or her about what happen that day, what problems you face that day, and you can play with your kids too. Seeing the happy face of your children can bring energy and joy. Finally we can rest our mind, body, and soul before the sun start to rise again.

I took this picture on my way home.Ā I took itĀ because it shows two things that I love, sunset and rain. The sunset was beautiful with the orange and yellow color. If you saw the other side, you would see beautiful rainbow. It is sad that I could not take the photo šŸ˜¦ . When I saw this photo, I remembered about the idea that I shared above. That is why I used this photo for English Friday seventh challenge.

*This postĀ has edited by Mbak Mikan. Thank you mbak Mikan šŸ™‚

Jangan Cintai Aku Apa Adanya

Hari ini Tulus mengeluarkan video klip “Jangan Cintai Aku Apa Adanya” dari album Gajah. Nonton videonya membuatĀ hati hangat dan tahu-tahu kok berkaca-kaca sik? *anaknya gampang terharu*.

Saya suka melihat video klipnya karena ada beberapa adegan menari Jawa. Sangat Indonesia. Saya yang selalu punya keinginan untuk mencoba belajar tari tradisional serasa diingatkan dengan keinginan lama tersebut. Semoga bisa kesampaian mencoba menari tradisional.

Menonton video klip ini serasa bukan berjudul “Jangan Cinta Aku Apa Adanya” tetapi lebih ke “Cintai aku apa adanya”. Jangan-jangan maksudnya Tulus membuat lagu ini lebih ke sarkasme gitu ya? MengingatkanĀ kalau saling sayang itu perlu menerima pasangannya dengan semua kekurangan dan kelebihannya. Bahagia dengan hal-hal sederhana, serta saling menyemangati pasangannya.Ā Bukan menuntut pasangannya untuk berubah seperti keinginan kita, tetapi lebih ke mau menerima pasangan apa adanya dan tidak kebayakan menuntut pasangannya. Toh bukankah awalnya kita mencintai pasangan itu apa adanya ya? Kalau setelah berubah, akankah kita masih mencintainya sama seperti saat awal bertemu?

Diatur oleh Emosi

Akhir tahun lalu,Ā perilaku saya sering banget diatur oleh emosi. Contoh sederhananya adalah membuat laporan sekolah. Setiap mau mengerjakan atau merevisi, ada aja hal lain yang lebih menarik dikerjakan, seperti nonton drama korea, nonton tv series barat, nonton film, main game, serta bikin tulisan di blog. Ujung-ujungnya prokrastinasi dan terjebak di lingkaran setannya.

Ā Terus aku kudu piye?

Seringnya sih berusaha menyadarkan emosi dengan logika. Udah ga saatnya lagi bersikapĀ childhishĀ dan ngasi makan keinginan-keinginan tanpa usaha. Ujung-ujungnya jadi nerapinĀ instant gratification. Mestinyakan bisa di-delay biar ga terlalu impulsif. Kalau lagi dikuasai emosi, berusaha ditentang sama logika. Kadang berhasil, kadang engga.

Sampai saya disatu titik jenuh. Iya, saking seringnya diatur oleh emosi sampai jenuh dan capek sendiri, karena ujung-ujungnya cemas dan ngerasa bersalah. Akhirnya saya mengatakan kepada diri sendiri, “kalau gini-gini terus mau sampai kapan? Apa sih sebenernya yang dikejer buat lima tahun ke depan?”Ā *ini bukan pembukaan penawaran MLM atau network marketing ya*. Saya sampai berpikir, diri saya lima tahun lagi, bakal ngerasa berterima kasih ga ya sama diri saya hari ini? Saya akhirnya mulai mengatakan, saya mau melakukan semua cara agar diri saya di masa depan berterima kasih dengan diri saya hari ini.

Kata-kata “diri saya di masa depan berterima kasih dengan diri saya hari ini” beneran ampuh banget ngebuat saya mulai bergerak. Selain itu, biasanya paling susah itu memulai awalkan, jadi daripada saya sok sok niat tapi ga terlaksanakan terus, saya mulai melakukan apa yang saya sukai dulu dari tugas itu. Misalnya saja, saya paling susah bikin tulisan untuk bab satu usulan peneilitian, daripada saya mikir dan ngeliatin lembaran word kosong yang tetap kosong itu, saya memilih buat baca-baca artikel penelitiannya dulu. Lebih fokus ngebuat saya nyaman dengan tugasnya. Dari sana, mulai deh dapet ide buat bikin paragraf demi paragraf. Semoga usulan penelitian ini bisa segera selesai, aamiin.

Epic Coffee Yogyakarta

IMG_0275Let The Coffee Tell The Story

Oktober tahun lalu, saya ke Yogya untuk menghadiri nikahan sepupu bernama Kak Bunga. Malam setelah pesta nikahannya, kami para sepupu dan teman dekatnya diundang untuk makan malem di Epic Coffee yang terletak di Jalan Palagan.

IMG_0255Tampak depan

Saat melihat bangunannya, mengingatkan akan Miss Bee Provider Bandung. Lihat saja bangunan depannya serasa masuk ke rumah kaca. Saat itu, berhubung rombongannya banyak, Kak Bunga memesan tempat duduk di luar. Udara yang dingin dan bebas polusi serta langit yang cerah, beneran bikin suasana nyaman banget untuk ngumpul dan ngobrol ngalor ngidul.

IMG_0257tempat duduk di luar

Bagaimana dengan makanan dan minumannya? Enyaaakkkk!! Kayaknya semuaĀ appetizerĀ  dikeluarin semua deh sama Epic Coffe. Ada yang sempet ke foto, ada yang langsung masuk mulut karena……….. kalap *nunduk*. Untuk menu perkopiannya, mereka menyediakan berbagai single origin coffee seperti kopi Luwak, Flores Wolowio, Papua, Java Sindoro, Pantan Musara, serta Mandhaeling. Selain itu Epic Coffee juga menyediakan varian espresso sepertiĀ cappuccino, piccolo, americano, flat white, latte, hingga affogato. Mereka juga menyediakan varian blended coffee, cokelat, teh, milkshake, smoothies, squash, hingga fresh juice. Untuk yang ga doyan kopi, tetep bisa minum dan nongkrong di sini šŸ˜€ .Ā Bagaimana dengan menu makanannya? Rata-rata sihĀ western food seperti salad, sandwich, steak, pasta, ayam, ataupunĀ fish and chips.

IMG_0261Epic Nachos

Epic Nachos yang dipesan ini adalah nachos dengan saus salsaĀ homemade,Ā kacang merah, dan keju meleleh. Saus salsa asam manis, asinnya keju, plus kacang merah ini enak banget!!

IMG_0262lupa lagi nama menunya, yang pasti tetep enak šŸ˜†

IMG_0292Watercress and Beetroot Salad

Watercress and Beetroot SaladĀ ditambahĀ smooked beef,Ā goat cheese,Ā bawang bombay merah, danĀ balsamic dressing ini adalah pesanan Tane. Kita awalnya bengong saat melihat menu ini šŸ˜† . Kirain bukan tipe salad gitu makanannya. Walaupun begitu, tetep aja abis.

IMG_0298Warm Croque Monsieur

Untuk makanan yang satu ini, kembali kesalahan berada di pemesannya šŸ˜† . Jadi sepupu saya yang memesan ini bukan pemakan daging dan ayam. AlhasilĀ smooked beef-nya dihabiskan oleh yang lain lalu sepupu saya ini berbagi dengan Tane yang makanannya lebih banyak sayuran. Kita sampai bercanda pesanan mereka tertukar šŸ˜† .

IMG_0293Fish and Chips

Fish and Chips-nya enak. Si ikannya digoreng ga terlalu kering, jadi daging ikannya masih lembut dan ga kering. Saus tartarnya juga enak.

IMG_0294Grilled Rosemary Chicken

Grilled Rosemary ChickenĀ ini disajikan bareng tumisanĀ baby potato dan wortel, seladam danĀ mushroom sauce. Ayamnya lembut dan harum, tumisannya juga enak *elus perut*.

IMG_0271Hot Chocolate

IMG_0276bagian teras dari Epic Coffee

Senang sekali menikmati waktu mengobrol dengan sepupu-sepupu dan makan enak.Ā Happy time, happy tummy šŸ˜€ . Oia, dibagian dalam dari Epic Coffee ini juga ada Epilog Furniture juga. Furniture yang kebanyakan terbuta dari kayu ini bikin ngiler pengen punya. Untungnya belum punya rumah sendiri, jadi hanya bisa kagum dan seneng ngeliat barang-barangnya.

[EF]#6 Alter Ego

“Please, I don’t want to watch that movie.”
“Oh come on, you’re not scare, are you?” Gina start to play the movie.
“I am Na, I am”
“With the movie? It just sadistic, not horror movie Jen”
“I am afraid that I want to killing people, that’s why I prefer horror than sadistic Na.”
“You are nice Jeni, I don’t think you can kill rabbit and cook it.”
“Yes, I can’t kill a rabbit, but how about my alter ego?”

Alter Ego.
An alter ego is a second self, a part of a person’s personality that is in marked contrast with his or her regular personality. Some people create their own alter ego and make them as ideal self.Ā they start dreaming about the same and living a life of their own with the alter ego. Some other thinking that if theyĀ behave differently in different situations, they said to have an alter ego. In fact, it just social adaptation because it was adjustment of their behavior to meet social norms and expectation of other people. Another thinking when they life doubled life like a spy that become truck driver, that truck driver become their alter ego.

Having an alter ego can be beneficial if that make you creative and feel free to express yourself. Let’s see Lady Gaga that have four alter ego.Beside that Beyonce Knowles that have Sasha Fierce that have more self confident and bold than Beyonce herself. Nicki Minaj and Katty Perry also have their own alter ego in their video clip.

However, if the alter ego is more perfect than your real self, then it can result in low self esteem. If the alter ego is too dominating, then it can prevent a person from leading a normal life. So it isĀ important that you donā€™t let it dominate over your personal life.

*this post is submission for English Friday Challange