Random

Soal pilihan kerja dan keikhlasan.
Ada yang pernah rela ninggalin kerjaan yang itungannya udah bagus demi nemenin papanya periksa ke rumah sakit dan nemenin sampe pas meninggal. Ada.
Tapi ada juga yang keukeuh cari kerja jauh dari rumah tapi bikin gak tenang karena orangtuanya sakit-sakitan dan cuma mau nurut ama dia kalau soal ke dokter dan periksa ke rumah sakit, jadi bikin galau. Ada.
Ada yang ngedoa pengen dapet kerja jauh biar bisa ngebuktiin dia bisa kerja tanpa koneksi, tapi sekarang jadi bimbang karena ayahnya udah pensiun dan lebih pengen anaknya ada deket dia di kotanya. Ada.
Ada yang salah satu orangtuanya udah meninggal dan jadinya dia milih buat tetep tinggal di kota ini buat nemenin orangtuanya yang tersisa meski itu berarti dia ngorbanin impiannya buat kerja di luar kota. Ada.

Intinya setiap orang itu punya alasan dan pilihan sendiri-sendiri buat senang atau sedih. Tinggal orangnya aja sadar atau engga. Kalau kita lagi kenapa-kenapa dan pusing sendiri, coba kembali bertanya tentang hal yang paling inti dan paling penting untuk diri kita, Tuhan dan orang tua. Kalau kita ga tenang sendiri, bisa jadi memang belum mendapatkan ridho untuk menjalani hidup dari salah satu pihak tersebut. Ketika ridho dari orang tua sudah ada, biasanya akan lebih tenang dalam menjalani setiap keputusan yang diambil.

Apapun keputusan yang diambil, tentu ada konsekuensi yang harus dihadapi. Siap atau gaΒ siap. Mau egois sekalipun ketika mengambil keputusan, sebenarnya ga masalah. Asal gaΒ mengeluh dan merasa bersalah ketika mengambil keputusan tersebut, karena ternyata tidak sesuai dengan harapannya, karena ketika merasa salah ambil keputusan, terus mau orang lain kayak gimana? Ga mungkin juga nyalahin orang lain. Paling enak dan mudah, ya menyalahkan diri sendiri, karena dengan menyalahkan diri sendiri, terkadang kita jadi punya alasan untuk mengasihani diri sendiri. Padahal kalau kita melihat dari sudut pandang yang lain tentu akan lebih mudah dan sederhana, sehingga mengetahui hikmah dari peristiwa ini. Mengetahui apa kesalahan kita.

Kalau salah ambil keputusan apa yang dilakukan? Maafin diri sendiri dulu, sadar kalau diri ini memang salah jalan lalu berusaha memperbaiki kesalahan itu. Kembali ke titik awal, mengingat prioritas dalam hidup dan tujuan utamanya.

5 thoughts on “Random

  1. Pingback: Doa dan Ridho Orang Tua | Coklat dan Hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s