Ketidakpastian

Banyak hal yang ia pikirkan beberapa bulan ini.
Masalahnya datang silih berganti ingin diperhatikan.
Ada sebuah masalah yang selalu ia pikirkan akhir-akhir ini.
Ia menimbang-nimbang berbagai pilihan hidup yang ada di depannya.
Mempertanyakan berbagai hal.
Meragukan banyak hal.
Kemudian semuanya membuat ia kebingungan.
Apa yang harus ia lakukan?

Perempuan membutuhkan kepastian.
Laki-laki perlu memikirkan berbagai hal untuk memutuskan member kepastian kepada perempuan.
Apa yang harus dilakukan ketika kenyamanan dan kebahagiaan mulai menguap?
Bertahan dan membentuk yang baru atau meninggalkannya dan mencari yang baru?
Apabila meninggalkannya, masih layakkah ia mendapatkan yang terbaik darinya?

Bodoh.
Hanya itu yang terus dikatakan oleh sahabat-sahabatnya.
Mau bertahan di atas ketidakpastian.
Mereka muak dan bosan mendengar drama yang diputar berulang kali.
Tak mau mendengar kata-kata mereka.
Memilih berjalan terseok-seok untuk sebuah harapan yang selalu diulang dalam doanya.

Hai ksatria,
Masih maukan kau melindungi sang putri yang menyukai hujan?
Masih maukah kau dan ia saling merawat luka?
Bersama-sama melewati badai dan melihat lengkung pelangi?

5 thoughts on “Ketidakpastian

  1. raaaa….bagus amat ini kata2nya
    meskipun ga tau ini skalian curcol or gimana..tp.aku suka paragraph terakhirnya
    semoga sang ksatria cepat memutuskan untuk menjemput sang putri ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s