Perjalanan Malam

Sudah lama saya tidak berjalan bersama pikiran pikiran terdalam saya. Berusaha untuk berdamai dan memaafkan diri sendiri. Terakhir kali saya berjalan dengan pikiran pikiran saya adalah 6 tahun yang lalu, membenarkan hati yang pecah.

Kali saya tidak melakukan perjalanan ini sendiri. Saya bepergian dengan keluarga besar. Tapi keinginan untuk tetap melamun dan menguatkan diri tetap ada. Evaluasi diri tiada henti.

Saya senang perjalanan malam dengan kereta. Melihat di dalam kegelapan malam, berteman dengan sepi, menyamankan diri dengan kesendirian, berdamai dengan emosi yang ada.

*perjalanan menuju Yogya, melihat kegelapan malam dari lorong antar gerbong

2 thoughts on “Perjalanan Malam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s