Carpe Diem

20140528-210750-76070286.jpgSelamat ulang tahun!!

Berkarya melalui sebuah blog selama sepuluh tahun adalah prestasi yang luar biasa. Saya aja belum tentu bisa sampai sepuluh tahun. Coba saya hitung, hmm saya mungkin menulis blog sekitar 8 tahunan, lupa lagi, tetapi blog yang rajin saya isi, yaitu wordpress baru berusia lima tahun. Hal itulah yang membuat saya kagum dengan mbak Yoyen. Selamat yah mbak, untuk blogiversary yang kesepuluh. Semoga blognya makin bermanfaat untuk banyak orang. Aamiin.

Saya senang sekali membaca postingan mbak Yoyen. Apalagi saat lagi berada di bawah dan kok yah pas mbak Yo bikin tulisan yang rada sesuai dengan kondisi saya saat itu, beneran membantu loh untuk lebih objektif melihat masalah saya. Suka juga sih ketampar pas baca beberapa postingannya. Saya mengenal mbak Yoyen dari kolom komentar seorang blogger, lanjut membaca postingan-postingannya, komentar di sana sini, dan mbak Yoyen juga main ke blog saya, meninggalkan jejak, hingga mengirimkan saya kartu pos. Bahagia banget rasanya jadi dekat dengan orang yang berada puluhan kilometer jauhnya dari sini.

Saya kemudian teringat dengan salah satu postingan mbak Yoyen mengenai carpe diem. Dulu saya pernah menulis soal ini di blogger dot com, sayang ga sempet diimpor ke wp. Carpe diem atau seize the day adalah sebuat pepatah yang diambil dari puisi yang ditulis oleh penyair Latin, Horace. Carpe diem sendiri memiliki kalimat lengkap “carpe diem, quam minimum credula postero” yang berarti raihlah hari ini, sedikitlah percaya pada kemungkinan yang terjadi esok hari. Saya mengenal kata-kata itu saat membaca sebuah novel karya Sitta Karina, Kencana. Saya jatuh cinta dengan arti carpe diem dan mulai menerapkannya dalam hidup saya.

Setiap saya mempunyai kesempatan hari itu, carpe diem. Saya mencoba kesempatan tersebut. Saya berpikir bawha belum tentu hari esok saya akan mendapatkan kesempatan seperti ini dua kali. Hal ini membuat saya berhasil menyelesaikan skripsi yang tersendat, mengambil keputusan untuk menerima proyekan, berusaha menyelesaikan tugas-tugas, serta kesempatan untuk membuat liburan impian menjadi kenyataan. Saya berusaha untuk tidak menyesali karena telat mengambil kesempatan yang ada di depan mata.

Carpe diem, membuat saya memaafkan diri sendiri. Untuk tidak menyesal dengan apa yang terjadi di masa lalu dan menatap optimis terhadap setiap kesempatan yang ada di depan saya. Tentu saja memaafkan diri sendiri berarti memberikan kedamaian untuk hati serta membuat pikiran menjadi lebih positif.

Saya kemudian mulai belajar untuk keluar dari zona nyaman. Mulai berkenalan dengan lingkungan yang baru, berteman dengan banyak orang, membuka wawasan baru, dan melihat dari sudut pandang yang lain. Carpe diem. Berkat kata-kata ini juga saya akhirnya kenalan dengan pasangan saat ini dan memiliki banyak teman dari lingkungan lain.

Merebut hari, meraih hari, bukan berarti secara membabi buta mencoba segala hal yang baru atau membuat keputusan tanpa berpikir terlebih dahulu. Carpe diem berarti saya memutuskan untuk mencoba hal baru yang saya sukai. Sehingga setiap mengambil keputusan bisa saya jalani dengan lapang dada dan bahagia. Sesulit apapun masalah yang ada di depan, ketika saya bahagia menjalaninya, hal itu tentu dapat teratasi.

Kata-kata ini tetap menjadi pegangan saya hingga hari ini. Carpe diem. Oleh karena itulah, saya berharap bisa menang lomba dari perayaan blogiversary mbak Yoyen. Ngincer banget note book sama clip-nya. Sesuai dengan judul postingannya, raihlah hari ini, saya mencoba kesempatan yang diberikan mbak Yoyen untuk mendapatkan hadiah dari Belanda. Kapan lagi kan dapet barang yang dikirim jauh dari suatu negara selain kartu pos😀

*arti carpe diem diambil dari sini

6 thoughts on “Carpe Diem

  1. Kebetulan sekali ya artinya waktu itu Ira. Seneng dengernya pos aku bisa jadi inspirasi. Kalo untuk aku Carpe Diem itu nikmatilah hari ini, karena siapa tahu ngga ada hari esok. Makasih ya udah ikutan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s