Kartu Pos: Meet Up Medan

Indonesia - MedanHoras!!

Ini adalah kartu pos meet up pertama yang saya terima. Senangnya bukan main. Isi kartu posnya sendiri penuh dengan tanda tangan peserta meet up Medan. Kartu pos ini saya terima dari Apriansyah

Saat menerima kartu pos ini, saya segera melihat ke sekeliling kartu pos yang terdapat motif kain ulos. Motif kainnya bagus banget. Jadi pengen punya satu😀 . Kain Ulos sendiri dikembangkan oleh masyarakat Batak di Sumatera Utara. Ulos adalah kain tenun khas Batak berbentuk selendang. Benda sakral ini merupakan simbol restu, kasih sayang dan persatuan, sesuai dengan pepatah Batak yang berbunyi: “Ijuk pangihot ni hodong, Ulos pangihot ni holong”, yang artinya jika ijuk adalah pengikat pelepah pada batangnya maka ulos adalah pengikat kasih sayang antara sesama.

Secara harfiah, ulos memilliki arti selimut yang menghangatkan tubuh dan melindungi dari terpaan udara dingin. Menurut kepercayaan leluhur suku Batak, terdapat tiga sumber yang memberikan kehangatan yaitu matahari, api, dan ulos. Matahari terbit dan terbenam dengan sendirinya setiap saat. Api dapat di nyalakan setiap saat, namun tidak praktis untuk di gunakan menghangatkan tubuh, misalnya besarnya api harus di jaga setiap saat sehingga tidur pun terganggu. Namun tidak begitu halnya dengan Ulos yang sangat praktis digunakan di mana saja dan kapan saja. 

Kini ulos memiliki fungsi simbolik untuk berbagai hal dalam segala aspek kehidupan orang Batak. Ulos menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan adat suku Batak. Mangulosi, adalah salah satu hal yang teramat penting dalam adat Batak. Mangulosi secara harfiah berarti memberikan ulos. Mangulosi bukan sekadar pemberian hadiah biasa, karena ritual ini mengandung arti yang cukup dalam. Mangulosi melambangkan pemberian restu, curahan kasih sayang, harapan dan kebaikan-kebaikan lainnya.

Dalam ritual mangulosi ada beberapa aturan yang harus dipatuhi, antara lain bahwa seseorang hanya boleh mangulosi mereka yang menurut silsilah keturunan berada di bawah, misalnya orang tua boleh mengulosi anaknya, tetapi anak tidak boleh mangulosi orang tuanya. Disamping itu, jenis ulos yang diberikan harus sesuai dengan ketentuan adat. Karena setiap ulos memiliki makna tersendiri, kapan digunakan, disampaikan kepada siapa, dan dalam upacara adat yang bagaimana, sehingga fungsinya tidak bisa saling ditukar. Dalam perkembangannya, ulos juga diberikan kepada orang “non Batak”. Pemberian ini bisa diartikan sebagai penghormatan dan kasih sayang kepada penerima ulos. Buat yang diberi kain Ulos, berarti termasuk orang yang beruntung ya, karena disayangi oleh yang memberi dan merupakan orang yang dihormati. 

*Informasi soal ulos di dapat dari sini dan sini

9 thoughts on “Kartu Pos: Meet Up Medan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s