Kartu Pos: Universal Studios Singapore

Singapura (5)Universal Studios Singapore

Universal Studiso Singapore atau USS adalah tempat bermain yang berada di Resort World Sentosa, Singapura. Di sini kita bisa bermain puas dari pagi hingga sore hari. USS sendiri memiliki tujuh zona yang bisa kita datangi, yaitu Hollywood, New York, Sci-Fi City, Ancient Egypt, Lost World, Far Far Away, dan Madagascar. Salah seorang kawan saya berbaik hati memberikan oleh-oleh kartu pos saat bermain ke USS.

Kartu pos pertama adalah kartu dengan tulisan Universal Studios Singapore. Kalau di Resort World Sentosa, ini adalah tempat wajib untuk foto-foto sebelum masuk ke USS-nya 😀 .

Singapura (4)sesame street

Kartu pos kedua yang saya dapatkan adalah dari keluarga sesame street, Elmo! Di sini elmo digambarkan sebagai pahlawan untuk berburu spageti terenak di jagat raya *persepsi ngaco saat saya melihat kartu pos ini*. Hihihi sudah lama sejak terakhir kali saya melihat wajah-wajah dari sesame street. Padahal di Indonesia ada tayangannya loh dalam versi “Jalan Sesama”. Sekarang masih ditayangkan ga yah acaranya?

Singapura (6)Madagascar

Kartu pos ketiga adalah kartu dengan gambar Madagascar. Kita bisa melihat Alex, Marty, Melman, dan Gloria di sini. Hihhi saya jadi kangen dengan kekonyolan mereka di film Madagascar *ubek ubek file film*.

Terima kasih Ceu Nuni buat kartu posnya 😀

Kartu Pos: Musim Panas Rusia

Rusia (6)bulet-bulet itu apa ya?

Saya mendapatkan dua kartu di Rusia dalam kurun waktu seminggu. Dua-duanya menggambarkan Rusia tanpa salju! Hihihi soalnya kalau menyebut negara Rusia, saya langsung keingetan dengan musim dinginnya yang dingin banget. Jadi sempet bengong sendiri saat mendapatkan dua kartu dengan gambar musim panas. Padahal di Rusia juga kedapetan musim panaskan ya 😀 .

Kartu pertama ini menggambarkan ladang di Rusia. Cuma yang membuat saya bingung, itu gundukan apa ya? Nanti digunakan buat apa ya? Hihihi saya masih harus mencari tahu nih.

Rusia (5)seorang perempuan dengan bunga di tangannya

Kalau kartu kedua, menggambarkan seorang model perempuan dengan latar belakang banyak tiang listrik dan padang rumput. Dari pakaian dan tumbuhan di sekitarnya, saya mengasumsikan bahwa di sana pasti bukan musim dingin 😀 .

Pasangan dan HP

03042011698ini sih kita lagi tukeran film 😀

Saya mau cerita soal saya, pasangan, dan Hp. Zaman udah canggih, jadilah dengan hanya satu gadget (baca: hp pintar) semua bisa dilakukan. Hal ini tentu saja memudahkan kita sebagai orang yang membutuhkan informasi dan butuh ngirim cepet file ke orang lain. Ga perlu repot-repot buka laptop, kalau file kerjaannya ada di hp, tinggal kirim email dari hp. Ngoreksi kerjaan juga sekarang bisa dari hp. Canggih banget ya kalau dipikir-pikir, tinggal sekali sentuhan, semua bisa dilakukan (serasa lagi iklan).

Saya dan pasangan yang bernama Ingga ini adalah pasangan LDR (Long Distance Relationship). LDRnya sejauh apa? Sejauh Bandung dan Jakarta. Hihihihihi (siap-siap ditujes ama yang LDR-nya pada jauh). Udah gitu, Ingga ini hampir selalu pulang tiap weekend. Iya, saya bahagia banget 😀 . Mangkanya walaupun LDR suka ga kerasa. Kalau kangen ya tinggal ngobrol via line atau whats app. Kalau pengen liat muka, tinggal video call aja via line. Zaman sekarang canggih banget ya. Ga kayak zaman saya SD – SMP kalau mau nelpon ke kecengan, kudu bisik-bisik karena telpon cuma satu kalau pun mau ngobrol panjang paling via surat 😆 .

Hp itu memang memudahkan hidup, tapi jadi suka bt kalau dilakukan saat lagi berdua. Suka sebel sendiri kalau orang yang diajakin ngomong malah serius buka email kerjaan kantor (iya, ini beneran email kerjaan loh -____-” !!) atau grup temen-temennya. Saya juga dulu suka heboh sendiri sih dengan teman-teman saya di grup whats app ataupun line, sampai saya sadar kalau keadaannya mulai ga sehat. Kita jadi sibuk masing-masing 😦 . Walaupun udah saling ngingetin, tapi akhirnya tetep aja megang hp terus.

Akhirnya saya sendiri mulai ngebiasain diri untuk ga terlalu sering megang hp saat ngobrol sama orang tua, temen-temen, ataupun kalau lagi barengan dia. Paling mentok buka hp, kalau ada Whats app dari grup kuliah aja, baca bentar tutup lagi. Nah beda ama pasangan saya ini. Dia masih suka banget baca twitter, berita, cek email gawean, atau bacain Whats app grup temen-temennya saat lagi bareng saya. Kalau jarang-jarang sih dimaklumin, tapi kalau udah parah banget saya langsung protes 😆 .

Belakangan ini, kita akhirnya berusaha untuk ngurangin aktifitas ngotak ngatik hp demi manfaatin waktu bareng-bareng. Udah seminggu ga ketemu. Kalau ngobrol via hp-kan cuma bentar-bentar dan obrolannya standar banget karena biasanya sibuk masing-masing. Jadilah tiap minggu saya dan Ingga ngusahain untuk bikin ketemuan kita berkualitas. Hp sih emang masih disimpen di atas meja, tapi intensitas ngeliatnya ga sesering dulu, karena lebih menting nyimak obrolan pasangan. Hal ini membuat hubungan kita jadi lebih baik. Jadi ga banyak drama plus bisa tahu lebih soal kehidupan masing-masing selama seminggu. Selain itu berhubung tatap muka, kita jadi saling liat ekspresi wajah dan jadi tahu emosi yang ada di sana. Lebih hidup ekspresinya dari sekedar emoticon atau stiker di hp.

Saya jadi suka bengong dan sedih sendiri kalau ngeliat sekeliling. Kalau lagi nunggu makan, kadang pada heboh dan sibuk dengan hp-nya masing-masing. Diem-dieman gitu, kayak lagi pada berantem. Jadi ingat kalimat “mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat”. Sayang bangetkan kalau benda yang membuat hidup kita lebih simpel jadi bikin kita ga ngobrol seru sama temen-temen, jadi ga ngobrol sama orang tua, dan bahkan ampe sibuk sendiri saat ketemu pacar yang dikangenin.

Kartu Pos: Greeting From Finland!!

Finland (4)Hey sunny!!

Ini adalah kali kedua saya mendapatkan kartu pos Finlandia yang berasal dari salah satu murid SD. Saya tetap kagum banget sama sekolahnya yang mengajarkan muridnya untuk berkirim kartu pos dengan tulisan tangan mereka. Suatu tugas yang jarang banget ditemukan bahkan di Indonesia. Saya jadi ingat, setiap saya bercerita soal hobi berkirim kartu pos, beberapa orang memandang saya dengan tatapan “serius di zaman sekarang masih ada yang kirim-kiriman kartu pos?!”. Memang si snail mail ini merupakan kegiatan yang mulai ditinggalkan dan bahkan dilupakan banyak orang.

Ketika saya pertama kali melakukan kegiatan ini lagi, saya kembali mengingat masa kecil saya. Keingetan ga sih bagaimana dulu kita suka heboh banget menyiapkan kartu lebaran atau natal untuk dikirimkan kepada teman dekat? Bagaimana memilih gambar, menuliskan kata-katanya, menyiapkan perangko, sampai memilih amplopnya. Terus keingetan ga sih bagaimana bahagianya ketika kita menerima banyak banget kartu balasan dengan berbagai doa, kabar, dan tulisan lainnya? Membuat jadi senyum sendiri sepanjang hari.

Kartu Pos: Iklan dari German

German (5)Hello!!

Ini adalah kartu pos iklan yang saya dapatkan dari German. Buat yang penasaran, klar mobile adalah sebuah perusahaan provider di Germa. Saat menerima kartu pos ini, saya bingung sendiri, dan menerjemahkan tulisan di kartu pos via google translate. Arti tulisan di atas adalah “yang keras, juga benar!”. Sesuai juga yah dengan model kartu posnya yang seolah-olah berteriak 😀

Diam Sejenak

11042010160hujan

Hujan, terkadang memaksa manusia untuk diam sejenak dan berteduh. Terdiam dari aktivitas yang membuatnya lupa untuk beristirahat. Saya sangat menyukai hujan. Salah satunya karena membuat saya selalu bisa berhenti sejenak. Melihat keluar dari jendela, mendengarkan musik yang dibuatnya, serta mencium wangi tanah yang basah oleh hujan.

*Postingan dan foto ini turut meramaikan Turnamen Foto Perjalanan Ronde 39 dengan tema hujan.