Menyambut Fajar dari Batu Tumpang

SAMSUNG CSCHalo Fajar

Saat ke Garut, Nuni tiba-tiba memberikan ide untuk melihat matahari terbit dari Batu Tumpang, Cikajang Garut. Letak Batu Tumpang ini akan kita lewati kalau mau ke arah Pameungpeuk Garut *Garut itu luas banget saudara-saudara*.  Akhirnya kami memutuskan untuk bangun jam empat dan berkendara mengejar matahari terbit.

SAMSUNG CSCterhalang awan

Bangun jam empat itu bukanlah hal yang mudah. Hawa dingin Garut lebih enak buat kemulan di selimut daripada memulai kegiatan. Tetapi, berhubung penasaran juga sama tempat melihat fajar menyingsing, setelah shalat subuh dan saya mandi, kita memutuskan untuk bergerak menuju Batu Tumpang.

SAMSUNG CSCyang di tengah putih itu kalau tidak salah Pameungpeuk

Perjalanannya sendiri sekitar 1 jam dari Garut Kota. Seneng banget melihat aktivitas warga saat Fajar. Jalanan masih sepi, bahkan warungpun belum buka. Saat sampai di Batu Tumpang, fajar mulai menyingsing. Sayang saat sampai, awan masih pekat. Kita cuma bisa melihat siluet matahari dari bayang-bayang awan. Akhirnya setelah mencoba pindah dan melihat tempat lain, kita bisa beneran melihat matahari yang beranjak naik ke atas.

SAMSUNG CSCcantik banget pemandangannya

Hawa dingin Garut tidak membuat saya gentar buat ngeliat matahari. Dengan memakai cardigan dan syal, saya puas sekali melihat fajar menyingsing dari tempat saya berdiri. Saya tersenyum senang, tertawa dan mengagumi indahnya alam bersama teman-teman seperjalanan.

SAMSUNG CSCawannya kayak deburan ombak

SAMSUNG CSCFajar Menyingsing

SAMSUNG CSCpara pengejar fajar

SAMSUNG CSCbayangan

Letak Batu Tumpang ini mengingatkan saya akan Ciwidey yang berada di antara kebun teh. Hawa sejuk, pemandangan hijau, serta matahari yang beranjak naik, beneran bikin betah buat lama-lama berada di sini. Puas memandang matahari yang beranjak naik serta perubahan warna, kitapun mengabadikan keindahan ini. Semuanya serentak ngeluarin kamera dan membingkai keindahan matahari terbit.

*Foto di postingan ini sebagian diambil dari kamera Nuni

9 thoughts on “Menyambut Fajar dari Batu Tumpang

  1. Pingback: Berburu Kolam Air Panas | Coklat dan Hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s