Rendang

UntitledRendang Paru

Siapa yang tidak kenal dengan rendang. Masakan khas Sumatera Barat ini udah terkenal banget di mana-mana. Rendang sendiri adalah masakan yang terbuat dari santan, cabai, bumbu, dan juga rempah-rempah. Biasanya yang digunakan untuk rendang ini adalah daging sapi. Kalau mama saya, suka masaknya menggunakan bagian has dalam karena tidak banyak lemak. Proses masaknya terbilang lama. Bisa tiga jam sendiri nungguin depan kompor. Kenapa lama? Soalnya nungguin santennya sampai kering dan berwarna coklat kehitaman. Mangkanya saya dan mama suka males kalau cuma bikin dikit. Capeknya sama aja😆

Saya dan mama paling senang bikin rendang saat menjelang puasa. Maklum, pas puasa semakin mendekati lebaran semakin males masak, jadi makan rendang aja terus. Eia, rendang ini bisa bertahan berminggu-minggu loh. Pernah saya dan mama bikin rendang terus ga abis-abis sampai satu setengah bulan. Tetep masih enak dong!!

Rendang juga banyak macamnya. Ga cuma rendang daging loh. Setau saya dan yang pernah saya cobain ada juga rendang telur dan rendang paru. Mama saya sendiri lebih senang bikin rendang paru, soalnya mau ampe berminggu minggu daging parunya tetep lembut. Kita juga paling males bikin rendang daging, karena cenderung lebih cepat keras dagingnya. Orang-orang disekitar saya suka bingung nih kalau dikenalin rendang paru karena aneh. Apalagi jarang banget ada rumah makan Padang yang jual rendang paru.

Selain rendang paru, kita juga suka iseng ngebuat gulai nangka yang udah dua hari ga abis-abis buat dijadiin rendang. Caranya tinggal ngeringin santennya aja sih, jadi deh rendang nangka😆 .Sayang saya ga punya foto penampakannya nih. Hihihi lain kali deh saya posting ke blog dan instagram😀

13 thoughts on “Rendang

  1. Aku tahu Ir rendang Paru karena tanteku suaminya orang Payakumbuh. Kalo lebaran dia masak gulai itik hijau, terus ketupat ketan dll. Waa, jadi pingin.

    Aku juga kalo buat Rendang sekali banyak terus simpan dalam porsi kecil difreezer. Buat 1 atau 3 kg tetep aja ngaduknya berdiri 3 jam didapur😉

    • iya mbak Loraine,,aku ampe sedia kursi depan kompor😆

      aku juga suka gitu, masukin freezer terus kalau lagi pengen diangetin😀

  2. Pingback: Kartu Pos: Rendang Paru | Coklat dan Hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s