Meet People at Takigawa Meat Bar in The Sky

IMAG0598Saudara ketemu gede

Saya dan kedua orang anak magister psikologi di atas ini udah bagai saudara sendiri. Kita sering ngumpul buat belajar bareng, cerita-cerita, dan jelajah Bandung kayak turis. Di atas itu adalah penampakan dari adik-adik ketemu gede yang suka saya singgung di blog ini,  si oknum E dan oknum M😀 .

Semester ini saya dan mereka berdua terpisahkan oleh jurusan kuliah kita. Mereka ambil psikologi klinis, saya mengambil psikologi pendidikan. Hal ini ngebuat kita jadi susah banget ketemu. Ngobrolnya juga lewat whats app atau line doang. Mereka sibuk di Rumah sakit jiwa, saya sibuk pembekalan kasus SD. Mereka di kampus, saya lagi ambil data di sekolah. Sampai akhirnya mereka praktek di Lapas Sukamiskin, saya masih berkutat ama laporan SD. Kita sih suka merencanakan buat ketemuan sebulan sekali buat makan enak dan ngobrol-ngobrol ringan. Ini kita ampe niat bikin budget buat makan enak😆

20131213_151703Takigawa

Salah satu tempat yang kita kunjungi adalah Takigawa Meat Bar in The Sky yang ada di Dago Atas. Tujuan kita makan di sini, tuh kabur dari kenyataan hidup yang penuh laporan buat syukuran saya dinyatakan sembuh 100% dari hepatitis A sama dokter dan bebas makan di luar rumah lagi. Takigawa Meat Bar in The Sky ini berada di lantai 5 dan memiliki area merokok dan tidak merokok. Untuk area merokok, kita bisa ngeliat pemandangan ke arah kota Bandung, sedangkan di area tidak merokok pemandangannya lebih ke daerah Dago atas dan sekitarnya. Berhubung di daerah Dago Atas, udah pasti pemandangannya indah banget.

20131213_151415pemandangan

Untuk makanannya sendiri, selain masakan Jepang di sini juga tersedia masakan Eropa. Jadi kalau yang satu pengen sushi dan yang lain pengen steak, di sini bisa mesen itu😀. Untuk masakan Jepangnya sendiri lumayan lengkap sih, mulai dari sushi, sashimi, sabu-sabu, bento, don, sup, mi, yang bakar-bakaran, semua ada. Saat ke sini kemarin, saya sih memesan beef shabu-shabu, California roll, Monna, Churros, teh hijau hangat, dan green tea smoothies. Total jendral untuk makanan ini sekitar 300-an *masih masuk budget kita bertiga*. Harga tiap makanannya sih standar makanan daerah Dago atas, mahal ama pemandangan. Tapi menu yang kita pesen sebenernya ga mahal-mahal amat loh, masih sekitar 20-50 *kecuali bagian shabu-shabunya itu ya*.

page

Shabu-shabunya sendiri, kita milih yang daging lokal aja dan itu porsinya banyak banget!! Kita bertiga aja kenyang makan itu shabu-shabu. Jadi si shabu-shabu ini terdiri dari semangkok nasi, semangkok udon, sayuran semangkok gede, sepiring daging, dan bumbunya gitu. Kita bisa ngeracik sendiri bumbunya. Harganya emang sekitar 100an sih ini. 

Beef Shabu-Shabupenampakan shabu-shabu dapet dari websitenya

Kalau monna itu sashimi yang terdiri dari daging Tuna dan Salmon. Dagingnya pada tebel dan gede-gede. Berhubung ga suka daging mentah, kalau saya sih dicelupin ke si shabu-shabu bentar😆 Dagingnya lembut banget!! Berhubung kalap, begitu dateng lupa buat di foto. California Roll-nya juga enyak. California roll ini terdiri dari crabstick, alpukat, timun jepang, selada, tobiko, mayones, dan diatasnya ada daging salmon tipis gitu.

California Rollpenampakam California Roll dapet dari websitenya

Churrosnya sendiri juga enak, walau agak keras dan ga selembut yang biasa saya makan di IP sih. Tapi tetep aja abis sambil ngeliatin kabut yang naik turun di Dago atas😆 Untuk teh hijau-nya sih biasa aja yang pasti tempatnya gede, jadi kenyang dah itu minum teh hijau. Kalau green tea smoothies-nya itu enyak. Saya suka soalnya ga terlalu kerasa matcha-nya. Ga sanggup deh kalau harus minum matcha.

20131213_151811green tea smoothies

Saya ke sananya sore sih, jadi belum ramai. Ada sih yang dateng, tapi yang pacaran gitu deh pada mojok sambil memandang masa depan Bandung. Kalau yang berkelompok cuma kita aja dan berisik pula😆 Seneng banget deh bisa ketemu dengan adik-adik ketemu gede tersayang ini.

*beberapa foto makanan dapet dari websitenya Takigawa

12 thoughts on “Meet People at Takigawa Meat Bar in The Sky

  1. Sebenarnya di jogja juga ada resto Takigawa. Tapi kalau dibaca dari blog kakak, kalau yang di Jogja kesannya luar biasa formal banget..
    Kapan kakak ke jogja nanti kuajak ke resto jepang yang (menurutku) lebih asyik dari Takigawa Jogja deh, namanya Hakone dan dia spesialis Ramen😀

    • udah lumayan lama deh martil…jalannya arah mau ke ciburial sana
      iya iya..insyaAllah kalau aku ketemu mereka ntar aku salamin yaaa ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s