Threshold – Ambang

SAMSUNG CSCExhibition di Selasar Sunaryo Bandung

Sebelum ke Surabaya, saya bersama adik-adik ketemu gede berjalan-jalan ke Galeri yang ada di wilayah Bandung atas. Salah satunya adalah Selasar Sunaryo Art Space. Kebetulan di sana saya dan oknum E memang penasaran dengan pameran  bertajuk “Threshold | Ambang”.

SAMSUNG CSCini info soal kenapa “Threshold |ambang” yang dipilih sebagai tema pameran

Saya pribadi begitu masuk ruang pamerannya sempet kaget denger bunyi suara air. Bingung banget darimana sumbernya. Kesannya beneran spooky banget. apalagi cuma kita bertiga yang ada di ruang pameran tersebut. Udah gitu amaze liat tetrapod yang dipake untuk pot taneman. Sempet kaget juga dengan bagian tengah ruang pameran yang dibuat kandang burung dan kita bisa mengintip ke dalamnya, ini bagaikan kita lagi di sangkar dan merasakan bagaimana menjadi burung yang berada di sangkar. Beneran berasa di lihat ama kebunnya.

Saya juga serem pas liat pojokan di mana suaranya makin airnya makin lama makin besar. Ternyata di pojokan itu kita bisa mengintip ada  kolam dan video. Di tengah-tengah kolamnya ada tetrapod. Karya ini menceritakan mengenai kontradiksi yang terjadi pada peristiwa gempa dan tsunami di kawasan tohoku. Di bagian pinggirnya ada dua buah pigura yang ternyata satu terdiri dari puluhan cermin kecil yang memantulkan wajah kita. Saya dan oknum M sempet kaget saat melihat ke bingkainya. Sayang saat kami ke sana, tidak bisa melihat karya instalasi berjudul “Underground Sound of Rain”. Hal ini dikarenakan bagian atas ruang pameran sedang ditutup sehingga hanya melihat satu ruangan saja. Karya instalasi itu adalah daun-daunan yang disatukan dan meliuk-liuk. Saya sempat melihat karya ini ketika jadi ucapan selamat idul fitri dari Selasar Sunaryo Art Space.

SAMSUNG CSC

SAMSUNG CSC

SAMSUNG CSCpojokan yang bikin serem dan oknum E😀

e-card lebaran SSAS 2013 2e-card Idul Fitri dengan karya “Underground Sound of Rain” yang tidak bisa saya liat

Itu tadi sejumlah karyanya. Memang beberapa karya Takashi ini mengharuskan kita mengintip ke dalam setiap pigura yang disediakan. Jadi memiliki pengalaman baru deh dalam melihat karya seni. Selain karya yang mengharuskan kita mengintip juga ada beberapa foto dan lukisan yang di pigura. Kesan melihatnya beneran gelap.

SAMSUNG CSC

Saya memang bukan orang seni, tapi saya selalu suka berkunjung ke galeri untuk melihat-lihat karya seni. Melihat karya seninya juga dengan interpretasi bebas dari saya sih😀.

Setelah keluar dari sini, kita bertiga langsung merasakan betapa cerahnya di luar sana. Tentu saja sempet foto-foto narsis dulu😀. Kalau dulu ke Selasar Sunaryo Art Space ga sempet mampirin mushalanya, kemaren kita sempet shalat di sana. Mushalanya keren banget, banget. Kita bertiga ampe bengong dan takjub liat mushalanya.

SAMSUNG CSCkalau saya punya rumah sendiri, mau punya mushala sekeren ini

Pengalaman ke sini bertiga bareng adik-adik ketemu besar ini memang luar biasa. Semoga bisa mampir-mampir lagi ke galeri-galeri yang lain.

*Foto-foto dipostingan ini di ambil dari kamera oknum E😀

6 thoughts on “Threshold – Ambang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s