Membuang Kesedihan, Bersalaman dengan Kebahagiaan

Masih inget dengan beberapa postingan saya bulan Juli – Agustus yang mellow abis? Sampai saat ini saya masih mellow sih, karena sebal ngeliat foto liburan temen-temen, sedangkan saya berkutat dengan kampus :)). Dasar manusia yah tidak pernah puas, jarang bersyukur, dan selalu meminta lebih! Astaghfirullah,,,

Ah kalau sudah seperti ini saya baru sadar kalau memang punya bibit negativistik. Ah baru saya sadari ternyata untuk orang tipe saya ini, optimis tuh anugerah banget!! :)).

Kali ini, saya ingin meyakinkan diri. Saya ingin tersenyum tulus dan ikhlas, jadilah sekarang saya mau mensyukuri semua hal. Kalau ada yang liburan, I’ve done that in last years. Kalau ada yang udah sibuk gawe, saya sih sibuk kuliah (lagi) *kibas rambut*. Kalau ada yang udah merit? Be happy with my status as single but taken. Grab everything I can.

Saya mau mulai menanamkan bibit-bibit baik ini. Bosan dua bulan jadi pemurung dan stres mulu bawaannya. Sounds not me. Serasa melarikan diri mulu soalnya. Walau belakangan jadi susah murung juga sih, maklum mahasiswa, banyak tugas :)).

Karena itu kesedihan, saya mau dadah dadah sambil ketawa sama kamu, saya mau menyambut kebahagiaan lagi. Karena sebagai manusia, saya memiliki keuntungan untuk dapat memilih. Saya mau milih bahagiaπŸ™‚.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s