Executive Class Garuda Indonesia

Selasa kemarin saya berkesempatan untuk mengunjungi kota Jambi bersama uwa. Untuk cerita selama di Jambi akan dibikin postingan tersendiri. Kali ini saya ingin menceritakan pengalaman naik Garuda Indonesia kelas eksekutif. Menurut saya, pengalaman ini cukup berharga dan kapan lagi naik pesawat pake kelas eksekutif? :p.

Awalnya ga nyangka bakal ke Jambi naik kelas eksekutif Garuda. Jadi saat tahu tentu aja saya shock dan tidak percaya. Terakhir kali saya nyicip duduk di kelas ini adalah kelas 6 SD, saat saya pergi ke Padang dari Surabaya. Berhubung naik kelas eksekutif, saat di Bandara Soekarno Hatta kita bisa masuk ke Garuda Launge-nya. Di sini kita bisa ngecharge *karena di tiap kursi terdapat 2 colokan*, online (karena ada wifi), makan, ngemil, minum, shalat, ke toilet, dan baca majalah ataupun koran. bahkan ada meeting roomnya loh. Tempat duduknya di dominasi Sofa.

suasana lounge Garuda Indonesia

Saat awal, saya sempet pengen ngecharge HP, tetapi setelah dilihat batere hp saya masih penuh, jadi mulailah berburu makanan untuk teman membaca selama saya menunggu boarding pesawat. Pada hari itu menu makanan yang disediakan ada soto Banjar, nasi dengan lauk pauk tumis buncis; ikan; ayam goreng; dan rolade, surabi kinca, pisang dan ubi rebus, dan roti dengan mentega. Untuk minumannya ada kopi (latte, ekspreso, dll), teh, jus jambu biji, jus apel, jus jeruk, susu kedelai, soft drink, dan air mineral. Makanan dan minumannya enak๐Ÿ˜€. Untuk toiletnya sendiri selain ada laki-perempuan, di masing-masing toilet juga ada shower dan khusus untuk yang memakai kursi roda. Untuk mushalanya, saya acungi jempol karena bukan hanya menyediakan mukena, tetapi juga sarung. Jarang banget ada mushala yang nyediain sarung. Selain itu mukenanya juga nampak selalu baru dicuci karena diplastikin loh. Nyaman, menyenangkan, dan puas adalah hal yang saya rasakan selama berada di lounge Garuda.

Saat menaiki kelas eksekutif di pesawatnyapun menyenangkan. Tempat duduknya nyaman dengan tempat untuk kaki, luas, meja untuk makan ada di dalam pegangan kursi, juga tersedia bantal dan selimut. Saat awal masuk ke kabin dan duduk, pramugarinya bakal ngasi jus dengan dua pilihan yaitu jus jeruk atau jus jambu, kemudian kita akan diberi handuk hangat, serta pilihan koran dan majalah yang ingin kita baca. Saat pesawat telah ada di langit, akan ada semacam short movie yang akan menemani saat kita makan. Pilihan makanan yang tersedia saat saya naik garuda adalah buah atau pastry hangat. Saat pergi saya memilih pastry isi daging ditemani oleh air mineral dan jus jeruk dan saat pulang saya memilih quiche ditemani teh manis hangat dan air mineral. untuk minumannya kita boleh memilih ingin minum teh, kopi, susu, jus, atau soft drink. Saat saya melihat makanan yang tersaji menarik karena peralatan makanannya pake barang pecah belah *rada kampungan emang* ! Habis makan kita kembali di kasi handuk hangat. Perjalanan selama satu jam benar-benar tidak terasa.

Saat perjalanan saya menuju Jambi, saya kelupaan mengeluarkan kamera dari dalam tas, jadi aja ga bisa memfoto pemandangan dari jendela pesawat. Padahal saat itu langit sedang cerah dan bisa keliatan banget laut di bawah sana. Saat pulang, saya sengaja menenteng kamera, sayang selama perjalanan menuju Jakarta langit mendung, jadilah tak dapat memfoto pemandangan.

Perjalanan dengan kelas eksekutif Garuda Indonesia adalah pengalaman perjalanan yang menarik untuk saya. Apalagi mengingat baik di lounge maupun di pesawat, hanya saya yang memakai sepatu converse butut, kaos belel, celana jeans, jaket, dan backpack, sedangkan orang lain pada pake pakaian rapi semua. Hihihi terlihat sekali yah saya mau liburannya๐Ÿ˜„.

14 thoughts on “Executive Class Garuda Indonesia

  1. I was excited to discover this website. I need to
    to thank you for ones time for this particularly wonderful read!!
    I definitely liked every part of it and i also have you saved to fav to check
    out new information on your web site.

    • Jalan-jalan menemani uwa yang melihat kebun dan bertemu dengan saudara.
      Sayang cuma sebentar saja di Jambi๐Ÿ˜ฆ

  2. beda mbak, bangko, bangka, bangkalan, apalagi bangkok๐Ÿ˜€
    kalo bangko 6 jam dari jambi ke arah padang… bangka di bangka belitung
    banyak kok yg gak tau bangko, termasuk aku waktu 3 taun lalu ditugaskan kesini
    aku pikir bangko tuh bangka, dekat palembang hehehe…

  3. Halo, Mba Iraaa…๐Ÿ˜€ Senang bisa berkunjung pertama kali ke sini, dan langsung menikmati hidangan dari ‘pengalaman penerbangan kelas eksekutif’ bersama GI’ -nya. Saya menyukai.๐Ÿ˜‰
    Terima kasih Mba Ira yaa, sudah berbagi kisah menariknya, dan salam kenal, yaa Mba.

    Best Regards,
    -My Surya-
    ———–> dari Pekanbaru, Riau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s