Rintikan itu…

saya sangat menyukai rintikan yang jatuh dari langit. saya bahkan jatuh cinta dengan suasana yang dapat tercipta karena rintikan itu. saya sangat menyukai rintikan itu di tengah ‘waktu sendiri’ ditemani coklat hangat dan novel.

hari ini, rintikan itu tidak langsung datang, tetapi badai berangin yang datang. walau dingin, saya tetap berusaha menikmatinya sembari membaca komik dan kemudian ditemani oelh sahabat saya. badai berangin itu kemudian mulai mengecil berganti rintikan dan kemudian berganti lagi menjadi deras. tetapi kederasannya disertai dengan tembakan-tembakan dari langit. sempat terpikir sedang ada pertandingan menembakkah di atas langit sana? nampak seru sekali bersaut-sautan. saat ingin pulang, pasangan saya memberitahukan via pesan singkat bawa daerah rumah saya banjir. bagaimana saya pulang?!

akhirnya saya memutuskan untuk berteduh dan menghangatkan diri di kedai Jepang dekat kampus saya. menghangatkan diri masih disertai dengan rintikan. saat akan pulang rintikan ini semakin menderas,,,

ah, saya merindukan rintikan,,,saya tidak menyukai deras atau badai, membuat pohon tumbang dan juga jalan becek. untuk ukuran Indonesia, jalan becek itu sangat tidak menguntungkan pejalan kaki. sepatu menjadi basah dan tak bisa mengelak dari cipratan yang berasal dari kendaraan bermotor.

One thought on “Rintikan itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s