Mudik ke Yogya

ini adalah pertama kalinya saya kembali mudik setelah 6 tahun ga pernah ngerasain mudik. kali ini keluarga mama saya berpikir untuk mudik ke Yogya. alsan mengapa tidak lebaran di Bandung adalah beberapa orang saudara protes karena Bandung suka macet kalo lebaran! jadilah semua ingin merasakan lebaran di luar kota dan Yogya menjadi pilihannya.

kita berangkat dari Bandung tanggal 11 September 2010 jam 3 siang. kita berangkatnya dari Giant Pasteur, Bandung. kita menempuh perjalanan Bandung – Yogya memakai bus sewaan Cipaganti sekitar 16 jam berkat kena macet di Nagrek -__-!. sampai di Maduksimo Yogya pukul 6 pagi, pemilik rumah telah bersiap menyambut kami, dan mulailah pembagian kamar, mulai dari siapa yang menginap di madukismo, yang menginap di hotel, serta yang menginap di rumah saudara kita yang satu lagi. hahaha pada ga sabar nih pengen masuk kamar dan menyelonjorkan kaki. saya dan keluarga beruntung mendapatkan kamar di motel yang dibuat oleh tante saya ini, nama motelnya Bumi Bunga Bed & Breakfast *untuk cerita lengkap di next post yah! :D*. setelah beres mandi, kita sempet kembali ke rumah dulu buat sarapan dan kembali lagi ke kamar buat tidur-tiduran. setelah shalat dhuhur, barulah kita kembali ke rumah utama buat acara kumpul-kumpul dan makan siang.

acara siang itu rame banget! di awali dengan berfoto di depan motel, kemudian ada yang baru dari lebaran kali ini, om saya mengadakan kultum!! hihihi lucu juga liat power pointnya, karena ada foto-foto wajah yang di crop, menambah semarak suasana. setelah kultum di lanjutkan dengan sambutan dari tuan rumah, baru deh ngantri makanπŸ˜€. kalo diliat-liat tema makanan lebaran kali ini agak random karena mulai dari ketupat, opor, gudeg, ampe sate padangpun ada.

puas makan, mulailah mengemil dan membuat kelompok-kelompok diskusi kecil. mulai dari ruang tamu yangberkumpul bapak-bapak, kemudian ruang keluarga yang diisi kakak-adik dari mama, dan halaman samping yang di isi dengan menantu perempuan. anak-anaknya? neplok kiri-kanan buat ikutan ngobrol. hehehe.

selesai pada mengobrol ibu-ibu mulai pad aberkumpul berjejer. hihihi nampak udah pada siap nih buat berbagi rizki ama yang muda-muda dan belum bekerja ini :p. dimulailah ajang bagi-bagi salam tempel yang dimulai dari anak paling kecil hingga yang paling tua dengan syarat belum lulus, belum menikah, dan belum mempunya pekerjaan. hahaha saya masih masuk ketiga kategori ini nih, walau semoga ini adalah tahun terakhir saya dapet salam tempel *ketauan pengen cepet lulus kuliah :D*.

setelah selesai berbagi angpau dan ibu-ibu sedang berencana ke Malioboro, saatnya yang muda-muda ini berkumpul dan mengobrol. mulai dari saling sepet sampai bergosip. hahaha walau hanya 6 orang yangberkumpul tapi diskusi tetap berjalan ramai. selain hal-hal di atas, kitapun merencanakan akan ke mana besok. sebenernya rencana sih sudah ada, rombongan dari Bandung ingin sekali ke Keraton dan ke Candi Borobudur, hanya kami berenam yang sudah pernah ke kedua tempat ini merasa malas kalo harus ke sana, jadilah kami memutuskan untuk ke Ullen Sentalu yang berada di wilayah Kali Urang.

selesai mengobrol dan ibu-ibu telah berganti pakaian, saya dan seorang sepupu saya mengantarkan ibu-ibu dan bapak-bapak berbelanja ke Malioboro. Sampai di sana, penuh dan macet!!! huff saya yang sudang cukup sering ke Yogya menjadi malas melihat padatnya pengunjung dan memilih menunggu di ujung jalan sambil melihat-lihat yang ada disekitar sana. hehehe ternyata tetep aja shoppingdan mendapatkan 2 buah kaos dan 1 kemeja batik warna biru *yeay! akhirnya dapat juga batik warna biru*.

puas berbelanja dan semua orang sudah di bus, saatnya saya dan sepupu saya ini dijemput oleh sepupu saya yang lain untuk jalan-jalan menjauh dari kemacetan Yogyakarta. akhirnya setelah berputar-putar, kami memutuskan untuk pergi ke Dixie, sebuah tempat makan yang konsepnya adalah cafe-minimalis-modern. perut kenyang dan puas mengobrol ngalor-ngidul dan cekikian, kamipun pulang. saya diantarkan kembali ke Madukismo, kedua sepupu saya pulang ke rumahnya yang berada di dekat DPRD Yogya.

sesampainya di kamar dan siap tidur, GEMPA dong!!!! ga nyampe 10 detik tapi cukup berbekas!! ternyata yang merasakan gempa hanya keluarga saya, keluarga uwa saya, kedua om-tante saya, dan dua keluarga yang tinggal di yogya, selebihnya pada asyik tidur -___-!!

begitu pagi-pagi sarapan baru pada tahu kalo semalam ada gempa. nyenyak semua nih tidurnyaΒ  efek kecapekan.

rencana hari kedua ini, rombongan kepisah jadi 3. ada kita rombongan pemuda yang pergi ke Kali Urang – Karaokean – Warung Makan Kapulaga, kemudian kelompok kedua yang terdiri dari 2 anak yang masih SD serta atu’ dan bapaknya yang ikut ke Keraton – Coklat Monggo – makan diΒ  PH – gramedia – Warung Makan Kapulaga, serta rombongan ketiga yang ke Keraton – Borobudur – Warung Makan Kapulaga.

di postingan ini saya mau menceritakan kelompok ketiga, karena nasibnya paling naas nih. jadi setelah sarapan, kelompok yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu berusia di atas 50 tahun ini serta 3 orang sepupu dan 1 ponakan ini pergi menuju Keraton. di sana menurut ceritanya mereka pada kepanasan walau tetep gaya saat di fotoπŸ˜€. setelah beres dari Keraton, mereka ini melanjutkan perjalanan ke Borobudur dan terkena macet diperjalanan. maklum letak Borobudurkan berada di daerah yang dilalui arus balik mudik. rombongan inipun sampai di Borobudur jam 3 sore dan terkena hujan!! balik dari Borobudur jam 5, mereka kembali terkena macet dan baru sampai di restoran “warungmakan Kapulaga” jam 8 malem.

untuk Rombongan kedua, karena ceritanya standar tidak akan saya ceritakan.

untuk rombongan pertama, saat rombongan ketiga pergi, kamipun bersiap-siap menuju Ullen Sentalu karena penasaran dengan museum yangberada di Kali Urang ini. selesai berjalan-jalan di Ullen Sentalu, kamipun pergi ke Museum Gunungapi Merapi. walau kata saya sih, isinya tidak semenarik dari museum pertama sih. beres dari kedua museum ini, waktu masih menunjukkan pukul 4, salah seorang sepupu mengusulkan untuk kita berkaraokean, sehingga kita ke Hush Puppy’s karaoke yang berada di Ring Road *entah di Ring Road sebelah mana*. menggilalah kami di sana. setelah suara serak dan waktu menunjukkan pukul 6, barulah kami berangkat menuju restoran “warung makan Kapulaga“.

setelah puas makan, kitapun kembali ke tempat menginap masing-masing dan beberes, karena esok paginya rombongan Bandung sudah harus berangkat kembali menuju Bandung.

One thought on “Mudik ke Yogya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s