Egois

saya benar-benar tidak betah bersikap egois. kalo di tanya mengapa? karena setiap saya bersikap egois, selalu mendatangkan masalah yang ada. malah maju kena mundur kena dan itu menyebalkan. tetapi seseorang pernah berkata bahwa saya harus bersikap egois sekali-sekali, karena saya memiliki hak untuk itu. benarkah? karena saya merasa justru saya tidak punya hak bersikap egois.

banyak hal yang saya pelajari untuk membuat saya berpikiran ulang untuk beregois ria. siapa saya hingga bisa bersikap seenak jidatnya? tanpa memandang orang lain? ah kalo kata temen saya sih “jangan sombong kamu di bumi Allah”.

yah mungkin untuk sebagian orang terkdang saya masih keras kepala dan manja sehingga seolah-olah masih egois (gw juga nyadar kok, gw manusia biasa yg pernah bersikap egois). tapi sekali lagi, saya tetap berusaha untuk tidak bersikap egois secara sadar. selain saya ga betah, entah mengapa yang ada saya jadi cemas dan malah orang balik marah lagi ama saya. yang ada sikap egois saya juga turun lagi.

jadi berfikir, apa sih yang membuat seseorang betah bersikap egois dalam hidupnya? harga dirikah? sebuah pertahanan dirikah? atau apa?! saya sendiri sih mendingan ngalah dan diam saja daripada mendatangkan masalah ketika saya egois. malas mencari musuh. hal yang paling saya jauhi, mencari musuh. saya lebih senang mencari teman dan kawan serta sahabat.

2 thoughts on “Egois

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s