Belajar itu Menyenangkan

“kalo emang kita suka, sesulit apapun kuliah itu, insyaAllah di permudah kok”

ketika saya menyelesaikan usulan penelitian untuk di feedback hari ini, kalimat dari seorang kakak yang luar biasa terngiang di kepala. kemudian sayapun berpikir, sudah berapa lama ya saya melupakan rasa itu? rasa menyukai saya terhadap fakultas yang saya masuki, kehidupan yang saya pilih sendiri ini? saya tersadarkan bahwa impian iu masih ada, kesenangan mengetahui lebih banyak ilmu dan haus akan suatu teori itu masih ada, tetapi entah berapa lama hal-hal itu menghilang.

iya, hal-hal yang saya ungkapkan itu sempat menghilang. diganti rasa ketidakberdayaan dan frustasi ketika menghadapi masalah perkuliahan, ribetnya praktikum, mencari subyek penelitian, sertaΒ  judul usulan yang tak kunjung di ACC pembimbing. tiba-tiba diri saya sudah banyak terlalu terfokus pada masalah, bukan kepada pemecahan masalahnya. kemudian saya sempat mncari celah-celah pembenaran akan sikap saya, bagaimana kemungkinan saya salah menaruh minat, atau bahkan saya salah memasuki jurusan. manusiawi mungkin, tetapi tetap saja ketika saya melihatnya sekarang, saya seakan tersadar betapa lemahnya diri ini. kemanakah impian besar itu pergi? kesenangan ketika mengetahui hal-hal menarik yang saya pelajari di kampus? kemudian saya teringat, betapa fokus dan menyenangkannya membuat metodologi peneliatian (metpen) saya tadi malam.

malam tadi saya benar-benar menikmati proses membuat metpen, yang menurut saya paling memuaskan di banding metpen-metpen saya yang bolak-balik di tolak itu. saya tersadar ternyata belakangan ini saya sangat tidak menikmati prosesnya, saya berbalik menjadi defensif, mejadi mudah marah, sensitif, dan mengutuk kesalahan yang say aperbuat dengan mengambil metpen di semester ini. tadi malam? saya benar-benar fokus menemukan buku mengenai variabel yang saya kaji, membaca berbagai artikel dan mencari yang sesuai. saya akui awalnya saya setengah hati mengerjakannya, tetapi makin lama, saya makin menikmatinya, dan malah merasa bahwa variabel yang saya kaji ini, entah megapa seperti menegur diri saya sendiri.

ternyata benar ya, apa yang kita kaji saat metpen ataupun skripsi itu sebenarnya tidak akan jauh dari kepribadian kita, tidak akan jauh dari minat dan variabel yang sesuai dengan diri kita. saya diingatkan bahwa belajar itu meneynangkan. sulit, tapi menyenangkan dan pantas untuk diperjuangkan, bukan untuk diratapi dan menyerah begitu saja. diperjuangkan hingga melampaui batas maksimal kita. terkadang manusia itu terlalu rendah memprasangka dirinya sendiri, merasa tidak pantas, merasa sudah maksimal, merasa sudah capek, padahal sudah dijelaskan dengan gamblang di Al-Qur’an, “Allah tidak akan memberikan cobaan yang tidak dapat dihadapi oleh umatnya”. kita terkadang berprasangka terlalu dini dengan diri kita sendiri.

belajar itu harus dinikmati. mulai dari rasa lelah, capek, bete, frustrasi, hingga menyenangkan, bersemangatnya, semua proses itu harus di nikmati, hingga kita dapat mengambil hikmah dan pengalaman dari sana. saya jadi teringat kata-kata seorang dosen kepada saya dan teman-teman yang luar biasa untuk saya, bahwa untuk sukses kitaperlu 3B, belajar-belajar-belajar. itulah kuncinya. belajar itu akan mudah apabila kita juga memudahkan keadaan, dan tidak mempersulit diri.

cheers all

2 thoughts on “Belajar itu Menyenangkan

  1. setelah metpen jangan sampe putus, langsung lanjutkan ke skripsi walaupun pas metpen cuman dapet nilai C.

    kalau ada sempet jeda putus, nanti malah males ngelanjutinnya. hasilnya… ya liat aja sayah…. hampir membusuk di psikologi nih… hehehehe…

    tah itu resep jitu bagaimana biar cepet lu2s, berkaca dari pengalaman sendiri dan teman2 05 yang sudah lu2s….

    jangan ada defens; “ah istirahat dulu ah…”, entar malah kebablasan, begitu masuk semster baru, langsung temui dosen pembimbing.

    • masalahnya kang, aku belum ngambil KP ma kapsel (epek dosen waliku yang jumawa yang memintaku metpen dulu baru KP), jadi aja saya fokus ke sana dulu semester depan, *curcol

      btw tadi metpen aku lancar loh. alhamdulillah. berkat doamu juga kangπŸ™‚

      doakan saja nilainya memuaskan yah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s