Cerita seekor katak

Suatu hari terdapat sekumpulan katak yang sedang berlompatan dengan senang. tiba-tiba terdapat sebuah lubang di depan mereka dan tiga orang katak terperosok ke dalamnya.

Katak-katak yang lain terkejut, lalu bersama-sama melongok ke dasar lubang melihat kondisi tiga temannya yang jatuh.

Ada seekor katak selamat berkata begini: ”Huh kamu sih nggak hati-hati, makanya jatuh.”

Lalu seekor lainnya berkata: ”Cobalah melompat terus teman! Setinggi mungkin, sampai kau keluar dari lubang!”

Katak-katak yang jatuh ke lubang mencoba melompat-lompat, mengikuti saran si katak yang menyuruh melompat tadi. Tiga katak itu terus melompat, diiringi riuh teman-temannya.

”Sudah, nggak usah maksa. Kalau nggak bisa nyerah aja, daripada capai-capai!” Celetuk seekor katak.

”Iya nggak usah deh, kamu sih nggak hati-hati, makanya jatuh. Ya sudah kamu terima saja akibatnya! Tetap saja di situ sampai kau mati!” Komentar yang lain.

Semua katak yang berada di atas lubang akhirnya ikut-ikutan meneriaki:
”Nyerah aja deh, nggak mungkin berhasil!”
”Mana mungkin kalian bisa keluar dari lubang ini?”
”Sudah, kalian nggak usah naik. Merepotkan!”

Dua katak, akhirnya menyerah. Tak melompat lagi. Mereka merasa sudah terlalu bekerja keras untuk melompat ke pintu lubang, namun tak kunjung ada hasilnya. Karena sudah tak kuat bertahan di dalam lubang, akhirnya dua katak itupun, mati.

Sementara seekor katak yang tersisa, tetap bersemangat melompat. Dia melompat-lompat terus, tanpa memperdulikan teriakan teman-temannya yang bernada mencemooh.
”Wei kamu mati saja! Lihat itu dua teman senasibmu sudah mati!”
”Iya…dasar katak bodoh!”

Bahkan semakin banyak teriakan yang diterima, katak itu makin semangat melompat. Hingga tiba suatu momentum yang membuatnya bisa keluar dari lubang. Sampai di atas, ia langsung menjabat tangan katak-katak yang lain, sambil mengucapkan, ”Terima kasih ya teman!” (tolong jangan dibayangin katak-katak berjabatan tangan dalam arti sesungguhnya)

Katak-katak lainnya terkejut. Dalam pikiran mereka mungkin ada pertanyaan begini: ”Kenapa katak ini mengucapkan terima kasih kepadaku? Padahal, aku sudah berusaha membuatnya patah semangat tadi?”

Katak yang bisa selamat keluar dari lubang tadi, setelah berterimakasih pada katak-katak yang dianggap dewa spiritnya, langsung mengajak: ”Ayo jalan lagi! Lihat, ada danau  di depan kita!” Katak itu melompat lagi, tanpa mempedulikan rasa lelah yang baru didapat dari usahanya keluar dari lubang. Semua katak, melihatnya sambil terbengong-bengong.

Tak ada dari mereka yang tahu, bahwa sebenarnya katak yang selamat itu adalah seekor katak tuli. Jadi dia tak dapat mendengar segala cemoohan katak-katak lain. Malah dikiranya, katak-katak itu menyemangati dirinya supaya tetap berusaha melompat hingga bisa keluar dari rumah lubang.

Pesannya apa?

terkadang orang terdekat kita, bisa saja meneriaki apa yang kita kerjakan, mencemoohnya, seperti “kamu ga akan berhasil”, “usaha yang kamu rintis ini udah ngebuat ribuan orang gagal!”, ini bukan bidang kamu!”. banyak ga yang ngerasa digituin? di patahin semangatnya saat sedang berjuang? Dan lebih parahnya, kadang kita mendengar ucapan itu dan berkata pada diri kita bahwa kita memang tidak mungkin.

perlu disadari, bahwa sebuah kata-kata dapat memberikan kekuatan yang luar biasa. seperti katak yang tuli, ia malah mengira teman-teman menyemangatinya sehingga ia termotivasi untuk terus melompat. seperti katak yang mati karena putus asa, karena mendengar apa yang dikatakan oleh katak-katak yang mengejeknya.

saya pernah diberitahu oleh beberapa orang. bila ingin berhasil, jadilah katak yang tuli, yang merasa bahwa sekitarnya menyemangati kita, agar kita dapat berhasil dengan apa yang kita kerjakan dan pantang menyerah

>> ceritanya di ceritakan ulang olehku yang berasal dari cerita di pertemuan motivasi yang saya hadiri. semoga bermanfaat ^^v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s