Cin(T)a

Gw lagi menunggu -nuggu film ini keluar. Film yang gw doain bakal tayang di bioskop indonesia. Isu dan permasalahan yang di bahas di film ini keren banget walau kental dengan unsur SARA di dalamnya, tapi beberapa di antara kita [ga usah tunjuk tangan yang ngerasa :p], mengalami hal ini. Mencintai seseorang dan berbenturan dengan sesuatu yang sulit digoyahkan yang bernama prinsip.

Gw jadi berfikir, kenapa kita bisa mencintai orang yang berbeda prinsip atau yang nantinya tidak akan di takdirkan untuk kita? Agar menguji iman kitakah? Atau menguji bagaimana kita berkorban demi cinta itu? Mengapa kita harus merasakan kesedihan? Agar kita menghargai kebahagiaankah? Mengapa kita mencintai orang yang lemah? Mengapa kita tidak bisa bersatu padahal dinding kita tak setebal sesuatu yang bernama prinsip? Jadi banyak deh pertanyaan yang memasuki otak gw dan meminta jawaban.

Gw juga tadi membaca notes temen gw yang keren banget soal “kenapa kita bersedih?”. Membuat daftar pertanyaan gw sedikit terjawab dan menimbulkan pertanyaan baru.

Ada quote dari film ini yang bisa dibilang merupakan inti film “mengapa Tuhan menciptakan kita beda beda kalau dia hanya ingin disembah dengan satu cara?”

Yah kalo ngomongin soal cinta ga akan ada habisnya,,,yang pasti untukku agamaku, untukmu agamamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s